Tingkatkan Kualitas Lingkungan di Tengah Pandemi

6 June 2020, 19:02 WIB
3 0 18
Gambar untuk Tingkatkan Kualitas Lingkungan di Tengah Pandemi
Setiap tanggal 5 Juni diperingati sebagai Hari Lingkungan Sedunia, termasuk Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas LIngkungan Hidup mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum itu untuk memperbaiki lingkungan di tengah pandemi Covid-19.
Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2020 ini mengusung tema Biodiversity, dengan tagline “Time for Nature”.
“Bertepatan dengan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini, marilah kita bersama-sama memelihara keanekaragaman hayati, menjaga pemanfaatannya secara berkelanjutan, serta terus menjalankan upaya menjaga keseimbangan manusia dan alam,” ucap Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta Suyana, Jum’at (5/6/2020).
Di tengah Pandemi ini masyarakat diimbau untuk lebih banyak berada di dalam rumah, hal itu  diharapkan bisa mengurangi aktivitas kendaraan di Kota Yogyakarta sehingga bisa membantu memperbaiki kualitas lingkungan termasuk udara.
“Justru sekarang ini sebetulnya adalah kesempatan kita untuk memperbaiki lingkungan terutama dengan mengurangi aktivitas diluar dengan kendaraan bermotor, itu sudah mendukung perbaikan kualitas udara,”.
Suyana menyampaikan dengan menurunnya aktivitas masyarakat berdampak pada kualitas udara di Kota Yogyakarta dalam beberapa bulan terakhir.
“Kualitas udara menjadi baik, hijau dalam indikator kami. Jumlah kendaraan tentu sangat berkurang dan ternyata terbukti mampu menurunkan polutan pada udara,” paparnya.
Terlebih saat menghadapi musim kemarau nanti Suyana mengingatkan, biasanya akan berdampak pada meningkatnya ukuran partikel debu dalam udara.
Selain itu, di tengah pandemi ini Pihaknya juga mengimbau agar masyarakat bisa memanfatkan waktnya selama di rumah untuk mengembangkan lingkungan rumahnya masing-masing seperti untuk menanam sayuran atau membuat pupuk kompos.
“Untuk menghilangkan rasa jenuh bisa mengisi waktu dengan menanam di sekitar rumah hal itu juga akan berdampak pada lingkungan,” sambungnya.
Belakangan Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi juga sudah meresmikan relawan hijau di sejumlah kampung, harapannya kegiatan itu bisa mengisi waktu di rumah. Selain itu hasilnya juga bisa dibagikan kepada tetangga yang membutuhkan.
Namun Suyana juga berharap karena musim kemarau akan segera tiba, kegiatan cuci tangan tetap dilakukan dengan membuat saluran air bekas cuci tangan dengan lubang biopori sehingga air akan meresap dan bisa dimanfaatkan lagi.
“Kondisi tanah di Kota Yogyakarta berpasir saat kemarau nanti akan cepat meresap air, cukup dibuat lubang biopori dengan lebar antara 30 cm dan garis tengah 10 cm sudah sangat cukup,” kata Suyana.
Suyana menyebut selama pandemi aktivitas masyarakat berkurang jumlah volume sampah pun juga berkurang hingga 20 persen. Justru dengan kegiatan di rumah tidak ada peningkatan jumlah sampah salah satunya karena tidak ada aktivitas wisatawan yang kemudian warung makan banyak yang tutup.  (Tam)
sumber : Jogja Smart Service

  Komentar untuk Tingkatkan Kualitas Lingkungan di Tengah Pandemi

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Pelatihan Kerja Gratis dari BAZNAS DKI

    Wiwin Anastasia  di  Jakarta Pusat  |  3 Jul 2020
  2. MOBIL TERTABRAK KERETA API DIPUCUK LAMONGAN

    Ulin Nuha  di  Pucuk, Lamongan  |  2 Jul 2020
  3. Protokol Kesehatan bagi Masyarakat di Tempat Ibadah

    Hendra Gilang  di  Jakarta Pusat  |  1 Jul 2020
  4. Mengenal lebih dekat WARSIMAH GunungKetur Pakualaman di masa Covid-19

    E Ruslan  di  Pakualaman, Yogyakarta  |  29 Jun 2020

Komentar Terbanyak

  1. 2
    Komentar

    Pelatihan Kerja Gratis dari BAZNAS DKI

    Wiwin Anastasia  di  Jakarta Pusat  |  3 Jul 2020
  2. 1
    Komentar

    Pengumuman 20 Pemenang Survey COVID-19

    AtmaGo  di  Jakarta Pusat  |  4 Jul 2020
  3. 1
    Komentar

    Yuk Gunakan Kalkulator COVID19 Untuk Mengetahui Kondisi Kesehatanmu

    Muh Agung  di  Jakarta Barat  |  30 Jun 2020
  4. 1
    Komentar

    BLT DANA DESA TAHAP KE 2 DI DESA DADAPAN

    ahmad wahib  di  Solokuro, Lamongan  |  30 Jun 2020