Tiga Alat Buih Tsunami Dipasang di Selat Sunda dan Dekat Anak Gunung Krakatau

57643 medium a
Pada Rabu 10 April 2019, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memasang Tiga Alat Buih Tsunami di Selat Sunda dan dekat Anak Gunung Krakatau.

Deputi Bidang Geofisika BMKG Muhammad Sadly mengatakan, hingga saat ini tidak ada negara yang menggunakan alat pendeteksi tsunami yang diakibatkan erupsi gunung atau vulkanik.

"Badan Pengkaji dan Penerapan Teknologi (BPPT) bekerjasama dengan kami akan memasang alat Buih Tsunami buatan dalam negeri. Dari tiga itu, satu di dekat Anak Gunung Krakatau (AGK) dan yang lainnya di wilayah Mega Trush Selat Sunda," kata Muhamad Sadly saat pembukaan Sekolah Lapang di Tanjung Lesung Resort, Selasa, 9 April 2019

"Apabila terjadi gelombang tinggi, alat tersebut akan segera mengirim sinyal peringatan ke pusat BMKG, karena kami melakukan pantauan selama 24 jam tujuh hari kerja," tambahnya.

Dikatakan Sadly, Tsunami Pandeglang memberikan pelajaran dan menjadi bahan kajian lebih lanjut. Sehingga, tsunami tanpa gempa dapat terdeteksi."Kita akan melakukan pengkajian karena kami yakin negara secanggih jepang pun belum menggunakan alat seperti itu," tuturnya.

Bupati Pandeglang Irna Narulita mengaku bersyukur, wilayah kerjanya menjadi bagian dari 30 titik mitigasi bencana yang dilakukan BMKG di seluruh Indonesia."Kami bersyukur ini perhatian besar dari BMKG untuk kita. Yang paling utama kita jangan panik, kejadian ini pelajaran bagi kita, saya juga akan buat regulasi agar homestay yang ada dibibir pantai tidak dijadikan untuk hunian," katahnya.


Sudah dilihat 25 kali

Komentar