The Light of Atma Go

3 September 2019, 19:21 WIB
1 0 195
Gambar untuk The Light of Atma Go
Hai teman-teman, namaku Ila. Ini kali pertama aku bercerita tentang pengalaman pribadiku, menemukan inspirasi lewat program dari Atma GO.

Jadi sebelumnya aku cerita dulu latar belakangku. Aku ini mahasiswi semester akhir yang sekarang mempunyai kesibukan menyusun proposal dan mengerjakan beberapa kegiatan yang terkait dengan lingkungan.

Sebulan lalu aku sudah mempersiapkan bahan untuk menyusun proposal, sembari melengkapi berkas persyaratan untuk program KKN. Karena banyaknya agenda, sampai harus tertunda hingga hari keberangkatan tiba, padatnya jadwal program kerja di lokasi, membuat aku berpikir “Ya sudahlah, diselesaikannya nanti saja setelah KKN”.

Singkat cerita, setelah selesai KKN bukan berarti satu kewajiban selesai begitu saja. Bahkan semakin padat, karena harus menyusun laporan hasil kegiatan program kerja bersama baik individu maupun kelompok.

Di hari yang sudah aku rencanakan untuk mulai menyusun kembali proposal yang sudah tertunda. Aku harus menghadapi writer’s block, ditambah semua konsep yang sudah disusun hilang, karena tidak sempat dibuatkan catatan. Lanjut cerita, Berhari-hari dan berjam-jam aku harus hibernasi di kamar, membaca buku, nge-sosmed mulai facebook-an, whatsapp-an, instagram-an untuk menemukan inspirasi dan memainkan imajinasi untuk menemukan konsep yang relevan dengan penelitianku. Karena aku berkeinginan bahwa tulisan ini asli dari buah pemikiran ku sendiri.

Akhirnya aku mengalami sedikit frustasi, karena kehilangan banyak waktu dan tidak sesuai dengan rencana awal. Sebelumnya aku sudah diskusi bersama teman-teman, mereka sudah memberikan tips, memberi semangat, dan memberi solusi. Tapi, tetap saja tidak berhasil. Bahkan aku harus insomnia berhari-hari. Lewat tengah malam aku tidak bisa memejamkan mata akibat insomnia.

Pukul 00:10, kuputuskan melihat-lihat stori di WhatsApp ku. Mungkin saja ada yang bisa dijadikan solusi, pikirku. Dan benar saja, aku menemukan konten gambar di salah satu stori milik temanku tentang Sharing Session Online dengan tema “Tips Menulis Opini, Essay, dan Artikel Menarik” yang diselenggarakan oleh Atma Go yang tak lain adalah suatu media yang digagas untuk menyajikan informasi yang dibutuhkan oleh khalayak luas dan up to date terkait daerah-daerah di Indonesia dengan jargon “warga bantu warga” di pandu oleh Kak Suci (Ambassador Atma Go Yogyakarta) selaku moderator dan Kak Jefrianto (Redaktur Mercusuar) selaku Narasumber.

Tanpa pikir panjang aku langsung mendaftar menjadi peserta seminar, tetapi sebelumnya aku harus membuat akun Atma Go untuk memudahkan menulis setelah sharing session. Setelah terdaftar di Atma Go, sambil menunggu untuk bergabung digrup sharing session, rasa penasaran muncul untuk tahu lebih banyak tentang Atma Go. Aku menemukan sesuatu yang menarik, apakah itu? Yaa, kita dapat memposting tulisan dalam bentuk apapun sebagai informasi. Aku berpikir ini tantangan. Dan lagi, yang membuatku semakin tertarik. Atma Go, menyediakan berbagai lowongan pekerjaan dari semua daerah di Indonesia yang up to date banget. Bagaimana tidak, semua informasi terbaru dan dari daerah sekitarnya ada di Atma Go, mulai dari Sumatera, Jawa, dan tentunya daerahku sendiri Sulawesi Tengah Kota Palu.

Oh iya, yang tidak kalah penting Sebagai salah satu dari peserta Sharing Session, Poin utama yang dapat di ambil dari Sharing Session kali ini adalah “Karya tulis yang baik itu melalui empat tahap”, yaitu:
Membaca. Syarat utama untuk menulis adalah membaca, membaca semua hal yang bisa dibaca termasuk membaca pengalaman hidup.
Observasi. Observasi tidak akan berjalan kalau tidak membaca, dan menulis tidak bisa dilakukan tanpa observasi.
Analisis. Menelaah lebih dalam untuk memperoleh kondisi yang sebenarnya.
Menulis. Jika kita ingin diakui bahwa kita ada, maka (Srcribo Ergo Sum : saya menulis, karena saya ada).

Diakhir sharing session, ada reward buku best seller dengan judul yang membius. Ini tantangan lagi, aku harus ikut. Bagaimana tidak sejak kecil umur 5 tahun aku senang membaca Koran dan mulai tertarik dengan literasi. Kesenangan membaca semakin kuat karena dukungan dari kakekku yang juga senang membaca. Aku berpikir membaca akan lebih asyik dan lengkap jika di barengi dengan menulis. So, mulai dari sekarang aku sudah mengumpulkan berbagai jenis buku untuk inspirasi menulis dan mewujudkan keinginan ku memiliki perpustakaan pribadi mulai dari ilmu pengetahuan, religi, sampai novel-novel inspiratif karya para penulis terkenal seperti Habiburahman El-Shirazy, Ario Muhammad Ph.D dan Fissilmi Hamida.

Tujuanku mengikuti konten menulis ini selain tertarik dengan buku-buku yang jadi reward, yang paling utama adalah mengasah dan mengembangkan kegemaran menulis, serta menyelesaikan tantangan sebelum fokus kembali pada penelitianku

Terima kasih Atma Go telah mewadahi lewat sharing session, membangun sikap percaya diri untuk memulai kembali, dan terima kasih Kak Jefrianto atas ilmu yang sangat bermanfaat dan membangkitkan kembali semangat serta memberikan inspirasi.

Salam Literasi
#AtmaGo
#wargabantuwarga

  Komentar untuk The Light of Atma Go

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Pesan Bapak Kepala Dinas Pendidikan Lombok Tengah Untuk Sang Kepala Sekolah

    Zulkarna  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  26 May 2020
  2. Jelang Idul Fitri Semua Pusat Perbelanjaan Ditutup

    Zulkarna  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  21 May 2020
  3. Situs Untuk Membuat Kartu Ucapan Idul Fitri

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Surabaya  |  21 May 2020
  4. #yukpedulitetangga

    Eriyana Putri Nuramdani  di  Citamiang, Sukabumi Kota  |  21 May 2020

Komentar Terbanyak

  1. 4
    Komentar

    Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H

    Lalu Iskandar  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  23 May 2020
  2. 3
    Komentar

    Hargailah Para Pejuang Melawan Covid-19

    Zulkarna  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  23 May 2020
  3. 3
    Komentar

    Jelang Idul Fitri Semua Pusat Perbelanjaan Ditutup

    Zulkarna  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  21 May 2020
  4. 2
    Komentar

    PT Chandra Asri Dukung Penerapan Aspal Plastik Di Semarang

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Semarang Kota  |  22 May 2020