Tersandung KDRT, Staf PNS KPU Lamongan Dipolisikan

Header illustration
Emelda Sri Agustustina warga Dusun Tambakboyo, Desa Tambakrigadung, Kecamatan Tikung, menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang diduga dilakukan suaminya sendiri, Irwan Setyadi (32). Tidak terima, korban lantas melaporkan kekerasan yang dilakukan PNS KPU setempat tersebut ke Polres Lamongan, Sabtu (9/7).

Kekerasan itu berawal ketika korban mendatangi rumah ibu pelaku sekitar pukul 13.00 WIB di Dusun Tambakboyo dengan maksud untuk meminta cerai. Entah bagaimana awalnya, terjadi cekcok mulut ketika Emelda bermaksud meminjam hanphone pelaku. Tersulut emosi, Irwan menampar pipi kiri dan mencakar leher korban.

Upaya itu sebenarnya sempat dilawan. Namun kalah tenaga, membuat upaya Emelda sia-sia. “Saya masih rasakan sakit di rahan kiri,” terang korban sambil menunjukkan luka lecet akibat cekikan pelaku ketika melapor ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Lamongan.

Dikonfirmasi kemarin, Paur Subbag Humas Polres Lamongan Ipda Raksan membenarkan laporan terjadinya KDRT tersebut dan dalam proses penyelidikan lebih lanjut.”Iya benar dan masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” jelasnya.
Sudah dilihat 118 kali

Komentar