TENTANG TULISAN KU

14 January 2020, 08:47 WIB
3 0 122
Gambar untuk TENTANG TULISAN KU
TENTANG TULISANKU

Aku mulai senang menulis sejak duduk di bangku SD (Sekolah Dasar), entah di kelas berapa. Menulis saja tanpa alur dan redaksi jelas. Tidak jarang tulisanku melahirkan tawa berderai bapak (almarhum) yang sering iseng membacanya. Beliau lantas bertanya, apa maksud tulisan itu. Biasanya, aku hanya nyengir, karena tidak dapat menjelaskan dengan baik tentang hal yang ku tulis. Ingat ku, aku selalu senang ketika guru meminta kami menulis karangan dan mulai loyo ketika ada tugas berhitung. Biasanya, karanganku cepat selesai dengan setumpuk kata "dan", "setelah itu" & "kemudian" 🤣🤣😜.

Di bangku SMP (Sekolah Menengah Pertama) kegemaran menulisku berlanjut. Beberapa tulisan ngawur ku dimuat majalah Sahabat Pena. Secara tidak langsung aku juga belajar dari kegiatan korespondensi dengan banyak sahabat. Menulis ngawur itu, masih ku lakukan hingga saat ini tanpa perkembangan kemampuan yang berarti. Mungkin hal ini yang membuat ku selalu ingin belajar dan belajar menulis lagi tanpa jenuh.

Entah berapa tulisan yang sudah tersusun baik dalam bentuk fiksi mau pun nonfiksi. Terpampang di beberapa media dan lebih banyak menjadi konsumsi pribadi. Rentetan kalimat yang sambung menyambung, representasi upaya memilih dan memilah diksi yang akan dirangkai. Tidak jarang bingung mengganggu, tapi sungguh otak serasa tak ingin diam. Hanya kadang fisik menolak, enggan dan malas hanya sekedar menekan pelan tuts huruf pada handphone murah ini. Tapi, lambat laun rasa itu jenuh menghinggapi, ada keyakinan pada diri bahwa menulis memberi kekuatan diri. Untuk mengeksplorasi semua hal yang ada dipikiran, takutkan, lakukan, impikan dan sederet perasaan lainnya.

Tidak semua hal yang tertulis tentang diri ku pribadi. Pikirku sering usil ketika melihat hal yang menarik perhatian. Tidak jarang tulisan ku melahirkan tanggapan berbeda dari pembaca. Mungkin karena gaya bahasa bebas, tidak diperhalus untuk mengaburkan kondisi sebenarnya. Tulisan ku biasanya bersifat terbuka, terkesan sangat vulgar dalam menyampaikan hal. Hingga dalam beberapa kesempatan, teman-teman yang bergerak dalam ruang literasi mengajak diskusi mau pun workhsop. Alhamdulillah dunia semakin lebar, ilmu dan sahabat bertambah. Mari tinggalkan jejak melalui tulisan.


#Rumahmenulisindonesia
#seawoelandary
#salimtubagus
#nurrahmahmerdekawati

  Komentar untuk TENTANG TULISAN KU

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!

Related Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Alhamdulillah Telah Hadir Radio Rodja 100.1 FM

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Cileungsi, Bogor Kota  |  20 Feb 2020
  2. Sandang Peringkat 11 Wilayah Rawan Bencana, PMI Banyuwangi Susun Rapat Kerja Kemitraan

    Mbak Ning  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  18 Feb 2020
  3. Menyatukan Langkah, FKDM se-Kota Yogyakarta Melakukan Rakordasi Perdana 2020

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  21 Feb 2020
  4. Meski tanpa aplikasi,SARIPAH bisa menulis

    Arianto  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  20 Feb 2020

Komentar Terbanyak

  1. 4
    Komentar

    Meski tanpa aplikasi,SARIPAH bisa menulis

    Arianto  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  20 Feb 2020
  2. 4
    Komentar

    THE COLOURFULL RAJUMAS

    Muhammad Rizal Suryadin  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  23 Feb 2020
  3. 4
    Komentar

    20 - 02 - 2020

    Muhammad Rizal Suryadin  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  20 Feb 2020
  4. 3
    Komentar

    Merdeka Mengajar Bukan Berarti Semau Gue.

    Zulkarna  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  23 Feb 2020