TENTANG REMAJA KITA

53814 medium post 60038 4202f8db a9d0 48ea 968c e5609be583a1 2019 03 15t21 13 48.894 08 00
Generasi millenial, sebutan familiar untuk generasi kita dewasa ini. Generasi yang padanya disematkan berbagai karakter sekaligus sebagai cirinya. Internet of things dan artificial intelligence menjadi mainan baru dilengkapi teknologi robotik yang semakin memanjakan. Demikianlah perubahan dan kemajuan zaman yg mengeloni generasi millenial sehingga kadang "kurang membutuhkan" pendekatan rasa dalam bersosialisasi n interaksi.

Kaum millenial juga memiliki kecenderungan menjadi jiwa-jiwa yang labil. Bisa jadi karena faktor usia yg masih remaja, pendidikan yang belum maksimal diperoleh, termasuk juga minimnya kepahaman mereka terhadap ethic dan agama. Fenomena ini bukan karena generasi "bodoh" tetapi lebih karena kelewat asyik dan nyaman dengan dunia maya yang justru menariknya keluar dari dunia yg sesungguhnya.

Perkembangan teknologi yg massif seakan menjadi pendukung millenials untuk menjadikannya sebagai wadah menunjukkan diri pada dunia "INILAH SAYA" meski dg cara dan bahasa yang keliru. Contoh kasus yang sedang menjadi topik diskusi di pojok-pojok warung Lombok Tengah sekarang adalah beredarnya video pengeroyokan seorang siswi oleh siswi lainnya. Masalah yang kemudian masuk ke ranah hukum.

Sahabat ... saya ingin menyampaikan bahwa hal semacam ini tidak sekedar ttg kemajuan zaman dg sekian propertinya. Bukan juga tentang kenakalan remaja. Bukan tentang penegakan hukum atau saling tuntut menuntut. Tidak juga tentang tercorengnya muka dunia dan lembaga pendidikan. Ini tentang kosongnya jiwa-jiwa generasi kita dari pemahaman tentang agama, etika dan estetika. Kita terhipnotis dengan penampakan logika yg gemilang atas landas artificial intellegence. Lupa menyuapi anak dengan akidah. Lalu untuk apa pada setiap rakaat shalat selalu melantun Al Fatihah ?!

Millenials, mari berubah menjadi lebih baik. Mari berkiprah untuk indahnya harimu dalam tentram yang membahagiakan.

Salam Edukasi
Sudah dilihat 145 kali

Komentar