Tentang Menggugat Purnama, Diri Kita dan Sebuah Perjalanan

50276 medium post 56694 ea29082e 31a6 43fc 834d c30ecfd1be04 2019 02 15t22 57 18.416 08 00 50278 medium post 56694 72249439 e8fc 4106 a5dc e21415670795 2019 02 15t22 57 31.371 08 00 50277 medium post 56694 b7207b2b 01ad 4c5b 9cb9 f7ccd34f5ec9 2019 02 15t22 57 21.798 08 00
***Terkadang Perjalanan adalah tentang kita mengenal diri kita akan makna kedewasaan...

Buku Menggugat Purnama menceritakan tentang Ka Iker, selaku penulis dalam perjalananya mengabdi di tanah sumatra sebagai volunteer Indonesia mengajar. Perjalan luar biasa itu pun diabadikan dalam sebuah buku menggugat purnama.

Saat ka Iker bercerita perjalananya di tanah Sumatra, saya kembali "flasback" saat Home Stay selama seminggu di pulau Poat, Banggai. Selama seminggu itulah saya belajar memaknai tentang sebuah perjalanan...

Dalam Kegiatan Homestay tersebut, kami para Volunteer diwajibkan untuk tinggal di rumah warga sebagai anak angkat. Hal itu tentunya menjadi tantangan baru bagi saya karena saya harus tinggal dirumah orang asing yang belum saya kenal sebelumnya, melakukan interaksi layaknya keluarga (padahal untuk interaksi dengan keluarga sendiri saja susah, apalagi dengan keluarga asing yang belum dikenal sebelumnya??)

Selama seminggu itu saya menjadi warga Balaigondi, seminggu menikmati senja diujung laut seminggu menjadi guru bagi mutiara-mutiara pesisir di pelosok negri, tak terasa seminggu itu menjadikanku sosok pribadi yang lebih dewasa lagi. Apalagi ketika saya mengenal Apit, adik angkatku.. Ayahnya meninggal sewaktu ia masih sangat kecil. Namun itu tidak menghapus keceriaan diwajahnya. belajar dan bermain layaknya anak sesusianya dan yang membuatku bangga, sepulang sekolah ditengah matahari terik dia berjalan keliling kampung untuk berjualan kue. panas dan capek? sudah pasti tapi dengan santainya dia hanya tersenyum lalu mulai kembali berteriak menjual kue.

Hingga suatu hari saya menyadari, bahwa saya merindukan senyum itu. Perjalanan itu mampu memaksaku untuk menjadi dewasa, dan perjalan itu pun berubah menjadi candu...

15 Februari 2019
Arsyi yang sedang merindu, akan sebuah makna perjalanan..
Sudah dilihat 71 kali

Komentar