Temu lintas sektor dalam penyusunan RDKK

23689 medium img 20180410 wa0036
KEDIRI. Danramil Ngancar Kapten Czi Martono bersama Sekcam Ngancar Supriyadi, BPP Ngancar Setiawan dan Joko Purwanto dari Dinas Pertanian Kediri, mengikuti rapat koordinasi penyusunan RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok) tahun 2018 yang diadakan di balai Kecamatan Ngancar. Disamping itu, dalam rakor ini juga diikuti perwakilan kelompok tani (poktan) se-Kecamatan Ngancar serta Andi Setiono dari BNI Kediri, selasa (10/04/2018)

Dalam rakor tersebut, terlebih dahulu Joko Purwanto menjelskan seputar potensi pangan yang ada di Kecamatan Ngancar, khususnya tanaman padi ,jagung dan kedelai. Dari data statistik, kondisi luas lahan di Kecamatan Ngancar relatif hampir sama dari tahun ke tahun, dan kondisi ini sangat jauh berbeda dengan daerah-daerah yang cenderung disebut sebagai perkotaan.

Sementara itu, Kapten Czi Martono menyampaikan dengar pendapat seputar peran aktif TNI, khususnya Koramil 20/Ngancar di sektor pertanian. Peran aktif ini tidak lepas dari keinginan mewujudkan swasembada pangan, sehingga kemandirian pangan dalam artian tidak tergantung impor Negara lain, bisa tercapai.

Memanfaatkan rakor ini, Andi Setiono menjelaskan seputar apa itu kartu tani dan bagaimana cara mendapatkanya serta apa saja manfaatnya.

“Manfaat dari kartu ini ialah adanya epastian ketersediaan saprotan bersubsidi/nonsubsidi, kemudahan penjualan hasil panen oleh off taker ,kemudahan akses pembiayaan ,menumbuhkan kebiasaan menabung, biaya simpanan lebih ringan, mendapatkan program Prona dan kemudahan mendapatkan subsidi,” ungkap Andi Setiono.

Lebih lanjut ia menjelaskan ,dalam pembelian pupuk subsidi petani membawa Kartu Tani datang ke kios yang dirujuk, selanjutnya kartu Tani digesek pada mesin EDC di kios pengecer pupuk bersubsidi, masukkan nomor PIN, mesin ECD menampilkan informasi data alokasi pupuk dan data petani dan Lakukan pembelian pupuk sesuai kebutuhan.

“Syarat untuk mendapatkan kartu tani ini ialah tergabung dalam Kelompok Tani dan telah diusulkan untuk memperoleh pupuk bersubsidi melalui RDKK yang telah disahkan dan mengusahakan lahan untuk kegiatan bertani setiap musim tanam,” pungkasnya.

Sudah dilihat 45 kali

Komentar