Telat Bayar, PLN Depok Akan Mencabut Listrik Pelanggan

40308 medium 23112018%281%29
Perusahaan Listrik Negara (PLN) area Depok akan menindak tegas pelanggan yang menunggak tagihan listriknya. Penindakan tegas tersebut berupa pemutusan aliran listrik sementara.

Menurut Humas PLN Area Depok, Setyo Budiono, pemutusan sementara sambungan listrik dilakukan secara tegas yakni dengan memutus aliran listrik sementara mulai dari tunggakan satu bulan. Sebab masa pembayaran listrik itu dari tanggal 1 sampai 20 setiap bulannya.

“Jadi kalau hingga tanggal 20 setiap bulan pelanggan belum membayar listrik, maka pada tanggal 21 untuk sementara aliran listriknya langsung diputus,” ujarnya kepada depok.go.id, belum lama ini.

Dikatakanya, pemutusan aliran listrik untuk penungak tagihan satu bulan dilakukan dengan cara menyegel MCB. Kemudian, jika selama dua bulan tidak juga di bayar setelah pemutusan aliran listrik, pihak PLN akan mencabut langsung MCB yg terpasang pada kwh meter PLN.

“Tetapi, bila pelanggan menunggak tiga bulan maka kWh meter milik PLN akan dibongkar. Jika pelanggan akan menyambung listriknya kembali akan dikenakan biaya pemasangan listrik baru serta melunasi tunggakan yang belum terbayar,” jelasnya.

Dirinya menambahan, tindakan tegas ini sudah dilakukan oleh PLN ULP Sawangan. Dimana, hingga Rabu 21 November 2018 jumlah tunggakan pelanggan mencapai 700 pelanggan.

“PLN ULP Sawangan yang memiliki manajer Bapak Ferdinand telah melakukan penindakan ini. PLN tersebut juga melakukan sosialisasi agar pelanggan PLN ULP Sawangan untuk membudayakan tertib bayar listrik sesuai ketentuan yang berlaku,” tutupnya.

sumber : Pemkot Depok
foto : Diskominfo Depok
Sudah dilihat 17 kali

Komentar