Teknik Perkembangbiakan Porang

0 0 27
Gambar untuk Teknik Perkembangbiakan Porang
Porang adalah tanaman umbi-umbian dan masuk dalam spesies Amorphophallus Muelleri Blume..Bisa dikatakan bahwa porang adalah salah satu tanaman lokal di Indonesia yang banyak tersebar di Pulau Jawa. Ini didukung oleh kontur tanah dan iklim di wilayah Jawa yang paling cocok untuk pertumbuhannya. Saat ini tanaman porang banyak dibudidayakan di luar Jawa termasuk Kabupaten Sinjai

Syarat Tumbuh:
1. Keadaan Iklim Tanaman Porang mempunyai sifat khusus yaitu mempunyai toleransi yang sangat tinggi terhadap naungan atau tempat teduh (tahan tempat teduh). Tanaman Porang membutuhkan cahaya maksimum hanya sampai 40%. Tanaman Porang dapat tumbuh pada ketinggian 0 - 700 M dpl. Namun yang paling bagus pada daerah yang mempunyai ketinggian 100 - 600 M dpl.

2. Keadaan Tanah yang gembur/subur serta tidak becek (tergenang air). Derajat keasaman tanah yang ideal adalah antara PH 6 - 7 serta pada kondisi jenis tanah apa saja.

3. Kondisi Lingkungan yang ideal adalah jenis Jati, Mahoni Sono, dan lain-lain, yang pokok ada naungan serta terhindar dari kebakaran. Tingkat kerapatan naungan minimal 40% sehingga semakin rapat semakin baik.

Untuk mengembangbiakkan porang dapat dilakukan secara generatif maupun vegetatif, cara yang dilakukan secara umum adalah:
1. Perkembangbikan dengan bintil atau katak, katak adalah bintil berwarna coklat kehitaman yang muncul pada pangkal atau tangkai daun, biasanya terdapat 100 butir katak dalam 1 kg katak. Katak dikumpulkan pada masa panen lalu disimpan hingga memasuiki musim penghujan untuk langsung ditanam pada lahan.

2. Perkembangbiakan dengan biji atau buah setiap kurunwaktu 4 tahun tanaman porang akan menghasilkan bunga yang akan memnjadi buah atau biji. Satu tongkol buah akan menghasilkan biji sampai 250 butir yang akan digunakan sebagai bibit.

3. Perkembangbiakan dengan umbi, Umbi yang berukuran kecil diperoleh dari hasil pengurangan tanaman yang terlalu rapat sehingga harus dikurangi. Hasil pengurangan dikumpulkan yang selanjutnya ditanam. Untuk umbi yang berukuran besar lalu dipecah-pecah sesuai ukuran yang diinginkan, lalu selanjutnya ditanam.

Oleh: Imran Syam, SP., M.Si
Penyuluh Pertanian Madya, Kab. Sinjai Prov. Sul-Sel (Kementan RI)

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terkait

Berita Warga
6 Jan 2021

Ikan Oscar

𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Kalibata, Jakarta Selatan
Berita Warga
3 Jan 2021

Tanaman Obat Di Pekarangan

𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Tamansari, Bogor Kabupaten

Terbaru

Berita Warga
1 jam lalu

Banjir Halmahera Utara

𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Kao Barat, Halmahera Utara

Terpopuler

  1. Hal Loker

    yoga libiya  di  Setiabudi, Jakarta Selatan  |  12 Jan 2021
  2. Pray For Indonesia Januari 2021

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Klaten Utara, Klaten  |  18 jam lalu
  3. PMI Kota Bandung Kembali Mengirimkan Relawan ke Bencana Longsor Sumedang

    KSR PMI Kota Bandung  di  Bandung Wetan, Bandung Kota  |  11 Jan 2021

Komentar Terbanyak

  1. 7
    Komentar

    PMI Kota Bandung Kembali Mengirimkan Relawan ke Bencana Longsor Sumedang

    KSR PMI Kota Bandung  di  Bandung Wetan, Bandung Kota  |  11 Jan 2021
  2. 6
    Komentar

    Hal Loker

    yoga libiya  di  Setiabudi, Jakarta Selatan  |  12 Jan 2021
  3. 3
    Komentar

    Ketua PMI Kota Bandung Tinjau Lokasi Bencana Longsor Sumedang

    KSR PMI Kota Bandung  di  Bandung Wetan, Bandung Kota  |  12 Jan 2021
  4. 2
    Komentar

    Relawan PMI Evakuasi Korban Longsor Sumedang

    KSR PMI Kota Bandung  di  Bandung Wetan, Bandung Kota  |  13 Jan 2021