Tanggapan BMKG Terhadap Isu Akan Terjadi Gempa Besar Berkekuatan M 9,0

68812 medium post 72872 5771f465 0181 4662 9f39 0dbe870e6b01 2019 08 04t07 39 37.042 08 00
Sehubungan dengan terjadinya gempa di Banten, Jawa Barat dengan kekuatan M 6,9 banyak dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab membuat informasi yang meresahkan masyarakat seperti halnya dengan berita yang sedang viral di media sosial bahwa akan terjadi gempa besar berkekuatan M 9,0. Oleh karena itu, pihak BMKG lansung memberikan tanggapan sebagai berikut.

1. Isu yang berkembang tersebut tidak benar, karena peristiwa gempa bumi hingga saat ini belum dapat diprediksi oleh siapapun: kapan, di mana, dan berapa kekuatannya.

2. Gempa bumi terjadi akibat deformasi batuan yang terjadi secara tiba-tiba pada sumber gempa yang sebelumnya mengalami akumulasi medan tegangan (stress) di zona tersebut, pengaruh penjalaran stress untuk proses selanjutnya secara kuantitatif masih sulit untuk diketahui.

3. Teori yang berkembang saat ini baru dapat menjelaskan bahwa sebuah gempa bumi utama dapat membangkitkan atau memicu aftershocks dan masih sulit untuk memperkirakan Gempa besar rentetannya seperti beberapa kasus gempabumi doublet, triplet (dua atau tiga kejadian gempabumi tektonik dlm waktu dan lokasi yg relatif berdekatan),
dan seterusnya

4. Masyarakat dihimbau agar tetap tenang namun waspada dan tidak percaya kepada isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

5. Dan yang lebih penting dan urgent adalah melakukan langkah-langkah mitigasi terkait kesiapan sebelum, saat, dan setelah terjadi gempa bumi. Siapkan bangunan rumah anda sesuai dengan konstruksi aman gempa, siapkan perabotan-perabotan yang kuat dan dapat menjadi tempat perlindungan sementara saat terjadi gempa, siapkan jalur evakuasi yang aman di lingkungan tempat tinggal anda, selanjutnya agar terus berlatih utk evakuasi mandiri, dan terus monitor infobmkg baik melalui sosial media, mobile Apps, website, ataupun kanal-kanal resmi BMKG.

Jakarta, 3 Agustus 2019
Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG

RAHMAT TRIYONO, S.T., Dipl. Seis, M.Sc.

Source : Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika
Sudah dilihat 47 kali

Komentar