Tanah Kaili Hapus Air Matamu

14 May 2019, 11:36 WIB
8 3 108
“Tanah Kaili Hapus Air Matamu”

Belakangan ini alam enggan berkawan. Bencana silih berganti. Alam terlihat begitu menakutkan. Hampir disetiap pelosok negeri, terdengar suara tangis ibu pertiwi. Tanah kaili ikut menangis merasakan derita, duka, dan piluh. Tidak tanggung-tanggung, korban berjatuhan layaknya helaian daun yang berguguran dibibir pantai tinggal menunggu waktu diambil buih lautan. Materi, air mata penderitaan serta hilangnya banyak nyawa begitu sangat terasa dengan pandangan mata. Bukankah setiap manusia yang melihat bergetar hatinya untuk merasakan penderitaan dan berbelas kasih. Jiwa empati ini, lahir dari keinginan untuk merasakan penderitaan bersama. Kita tahu bagaimana rasanya menjadi korban dari setiap peristiwa yang terjadi ditanah ini, yang mungkin membuat rasa takut melebihi dari apapun itu. Takut terhadap bencana tsunami, tanah longsor, banjir bandang, gempa bumi dan likuefaksi.
28 September tahun yang lalu di tanah Kaili dan kita menjadi bagian dari saksi hidup yang merasakan kehilangan, penderitaan, tidak mampu untuk berbuat apa-apa dan berada dalam situasi yang begitu menakutkan. Hanya doa perlindungan dan semangat untuk tetap hidup menjadi lentera kehidupan.

28 April 2019, kembali kita merasakan duka yang begitu mendalam bagi saudara-saudara kita di desa Bangga, Balongga, Tuva dan sekitarnya. Bencana banjir bandang membuat rumah beserta segala kenangan Indah didalamnya terkubur, lalu lintas kendaraan terhenti, karena beberapa jalanan putus dan tertimbun lumpur. Kegiatan Ekonomi masyarakat lumpuh, aktivitas sosial masyarakat hilang dan sampai hari ini mereka harus menerima kenyataan untuk menjalankan ibadah puasa ramadhan ditenda-tenda pengungsian sambil setiap harinya mengumpulkan sisa-sisa harta benda yang masih tertinggal.

Lagi dan lagi doa perlindungan serta semangat untuk tetap hidup menjadi lentera yang menerangi. Bencana yang bertubi-tubi di Sulawesi Tengah membuat kita menjadi lebih sabar dan kuat. Setiap peristiwa memilik pelajaran untuk diambil hikmahnya.

Ketika alam serasa enggan untuk berkawan, ada doa dan semangat yang terus menjadi kawan setia. Tanah kaili hapus air matamu tetaplah sabar dan kuat, doa kami untuk kalian semua. Tuhan tidak akan memberikan cobaan diluar batas kemampuan hamba-Nya.

#RamadhanBangkit
#AtmaGoSulteng

  3 Komentar untuk Tanah Kaili Hapus Air Matamu

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar