Tanah Bekas Likuifaksi di Palu Tidak Boleh Dimanfaatkan

49868 medium tanah bekas likuifaksi di palu tidak boleh dimanfaatkan
Beberapa lokasi permukiman eks Lahan Likuifaksi di Palu dan Kabupaten Sigi ditetapkan pemerintah sebagai lokasi yang tidak boleh lagi menjadi permukiman penduduk.

Pemerintah telah menyiapkan hunian sementara (Huntara) sambil menunggu pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi warga yang kehilangan rumah di sejumlah wilayah seperti Petobo dan Balaroa yang lokasinya sudah ditetapkan di Duyu dan Kelurahan Tondo. Dua lokasi tersebut nantinya akan dibangun permukiman tetap bagi korban likuefaksi untuk wilayah Kota Palu.

Begitu halnya dengan korban gempabumi dan likuefaksi di Jono Oge, Kecamatan Sigibiromaru dan Sibalaya, Kecamatan Tanambulava. Lokasi Huntap sudah disediakan pemerintah, namun loaksinya masih belum dibeberkan ke publik.

Disarikan dari: Galamedia News
Sudah dilihat 20 kali

Komentar