Tambah 3, jumlah korban Lion Air yang teridentivikasi jadi 4

37807 medium screenshot 20181103 071146
Sebelumnya Rs Kramat Jati, Jakarta timur berhasil identifikasi 1 jenajah korban pesawat Lion Air, yakni Jannatun Cintya Dewi, di RS Polri, Rabu (31/10/2018). Selanjutnya, jumat (2/11) Rs tersebut mengidentifikasi 3 lagi korban pesawat naas yang jatuh di perairan karawang. Ketiganya bernama Candra Kirana (29), Monni (41), dan Hizkia Jorry Saroinsong (23).
"Berdasarkan hasil sidang rekonsiliasi, ada 3 bodypart yang teridentifikasi. Yang pertama dengan nomor antemortem 023 atas nama Candra Kirana, laki-laki, 29 tahun," ujar Kepala Rumah Sakit Polri Kombes Pol Musyafak, Jumat (2/11/2018).
Dari CCTV di Bandara Soekarno Hatta Candra teridentifikasi lewat properti sepatu berwarna putih yang dipakainya.
"Dari hasil rekonsiliasi di mana ada data terbaru CCTV PT Angkasa pura memang betul penumpang atas nama yang tadi naik pesawat Lion terlihat memakai sepatu persis seperti sepatu yang ada di postmortem. Sepatu Rip Curl list hitam," ujar dia
Selanjutnya jenazah ke dua teridentifikasi lewat tato di bagian tubuhnya.
"Teridentifikasi antemortem 180, Monni, perempuan, 41 tahun. Melalui medis adanya gambar tato. Kami telusuri tidak terdapat di penumpang lain-lain. Tato terdapat di punggung belakang bagian kanan," kata Musyafak
selankutnya teridentifikasi atas nama Hizkia Jorry Saroinsong yang teridentifikasi lewat sidik jari. "Diputuskan bahwa nama tersebut benar adalah penumpang JT 610. Dari proses identifikasi dari alat yang kami miliki langsung terkoneksi dengan data E-KTP di dukcapil, melalui alat yang kami miliki namanya Inafis portable. Keduanya kami tempeli langsung mengeluarkan identitas yang sama," kata Kepala Pusat Automatic Fingerprint Identification System (INAFIS) Brigjen Pol Hudi Suryanto. "Dari alat ini muncul identitas seorang laki-laki yang sidik jarinya antara database di E-KTP dan diambil dari jenazah," lanjutnya.
Sumber: kompas
Sudah dilihat 60 kali

Komentar