Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Parahu Masih Tutup

30 July 2019, 22:12 WIB
4 0 116
Gambar untuk Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Parahu Masih Tutup
Hingga hari Selasa (30/7) Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Parahu masih ditutup oleh pihak pengelola. Penutupan kawasan dititikberatkan pada aspek keselamatan manusia.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di hadapan awak media pada Senin lalu (29/7). "Bagaimana yang terbaik untuk semua orang, kita tunggu dari pemerintah dan yang pertama adalah keselamatan manusia," ujar Ridwan. Pada saat berkunjung ke lokasi terdampak, Ridwan memberikan arahan bahwa sebelum dibuka akan dipastikan terlebih dahulu rekomendasi yang diberikan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Pascaerupsi pada Jumat lalu (26/7) PVMBG masih menetapkan Gunung Tangkuban Parahu pada status Level I (Normal). Gunung dengan ketinggian 2.084 m dpl tersebut mengalami erupsi yang bersifat freatik. Erupsi yang terjadi sekitar pukul 15.48 WIB itu terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 50 mm (overscale) dan durasi ± 5 menit 30 detik.

Dari kemarin hingga pagi ini (30/7) visual gunung api terlihat jelas. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis hingga tebal.

Pada status tersebut PVMBG masih merekomendasikan beberapa poin sebagai berikut:

1. Masyarakat di sekitar Gunung Tangkuban Parahu, pedagang, wisatawan, dan pendaki tidak diperbolehkan mendekati Kawah Ratu dan Kawah Upas dengan radius 500 meter, serta tidak diperbolehkan menginap dalam kawasan kawah-kawah aktif yang ada di dalam kompleks Gunung Tangkuban Parahu.

2. Masyarakat di sekitar Gunung Tangkuban Parahu, pedagang, wisatawan, pendaki, dan pengelola wisata Gunung Tangkuban Parahu agar mewaspadai meningkatnya konsentrasi gas gas vulkanik dan dihimbau tidak berlama-lama berada di bibir kawah aktif Gunung Tangkuban Parahu agar terhindar dari paparan gas yang dapat berdampak bagi kesehatan dan keselamatan jiwa.

3. Masyarakat di sekitar Gunung Tangkuban Parahu, pedagang, wisatawan, pendaki, dan pengelola wisata Gunung Tangkuban Parahu agar mewaspadai terjadinya letusan freatik yang bersifat tiba-tiba dan tanpa didahului oleh gejala vulkanik yang jelas.

Sumber:
Agus Wibowo
Plh. Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB

  Komentar untuk Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Parahu Masih Tutup

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Pesan Bapak Kepala Dinas Pendidikan Lombok Tengah Untuk Sang Kepala Sekolah

    Zulkarna  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  26 May 2020
  2. Jaga Jarak Selama Pandemi Lebaran Tetap Bisa Silaturahmi

    Satriandesta Mahadyasastra  di  Pondok Melati, Bekasi Kota  |  24 May 2020
  3. Viral Video Anak Merokok, Yayasan Lentera Anak : Pelanggaran Peraturan Dan Hak Anak

    Satriandesta Mahadyasastra  di  Jagakarsa, Jakarta Selatan  |  28 May 2020

Komentar Terbanyak

  1. 7
    Komentar

    Pesan Bapak Kepala Dinas Pendidikan Lombok Tengah Untuk Sang Kepala Sekolah

    Zulkarna  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  26 May 2020
  2. 4
    Komentar

    SENIMAN DELES KEMIREN, PENCIPTA TARI LUNDOYO

    Ayu Darwiyanti  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  25 May 2020
  3. 3
    Komentar

    Aceh Sukses Putus Rantai Penyebaran COVID

    Muhammad Rizal Suryadin  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  28 May 2020
  4. 2
    Komentar

    Kenali Panduan New Normal Perusahaan Saat PSBB

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Cibitung, Bekasi Kabupaten  |  27 May 2020