Tak Bertoilet, Siswa SDN Kertajaya 2 Bogor Terpaksa Menumpang ke Warga

1 0 186
Gambar untuk Tak Bertoilet, Siswa SDN Kertajaya 2 Bogor Terpaksa Menumpang ke Warga
Kondisi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kertajaya 2 Kabupaten Bogor terlihat memprihatinkan. Selain murid harus belajar dilantai karena kekurangan bangku, sekolah di Kecamatan Rumpin ini juga tak memiliki toilet dan kondisi ruangan yang tak terawat.

Saat ayobogor.com berkunjung ke sekolah yang memiliki 6 ruangan kelas ini, tampilan lusuh pada dinding sekolah terlihat pada bagian luar maupun dalam ruangan kelas. Cat berwarna biru dan kuning yang melekat pada dinding telah memudar.

Tak hanya itu, langit-langit ruangan kelas sekolah telah rusak. Sejumlah papan pembatas ruangan kelas juga tak terpasang sehingga suasana belajar di antara kelas yang bersebelahan tak bisa dibilang nyaman. Sementara itu, pada salah satu ruangan, tepatnya kelas 5 terlihat kelas tak memiliki bangku. Kondisi itu disebut sejak tahun 2015. Selama kurang lebih empat tahun belakang, murid di kelas ini belajar beralaskan lantai.

Kondisi memprihatinkan lainnya adalah tak adanya toilet di sekolah ini. "Sejak saya bertugas di sekolah ini pada tahun 2017 saya lihat memang tak ada toilet, sampai sekarang tak ada toilet," ujar Mulyana. Dia mengatakan, jika guru-guru dan murid ingin buang air kecil atau besar, biasanya mereka menumpang ke rumah warga.

"Kita guru-guru, numpang ke tukang sapu sekolah, itu juga kita tambahkan honornya tiap bulan, untuk numpang kamar mandi. Sementara kalau murid-murid mereka bisa pakai toilet dimana aja, seperti di rumahnya, atau temannya," kata Mulyana.

Dia mengatakan, kondisi sekolah yang memprihatinkan itu sudah dilaporkan ke pemerintah setempat. Khusus untuk masalah kekurangan bangku sekolah, pihaknya telah mengajukan proposal meskipun bantuannya belum terealisasi.

"Kami sudah memberikan proposal ke Disdik Kabupaten Bogor pada Juli 2017 dan katanya mau direalisasikan Desember 2018, ternyata sampai sekarang belum ada. Sekarang untuk kursi alhamdulillah ada bantuan dari bank. Bantuan darimana aja kita terima agar proses belajar mengajar lancar," tukas Mulyana.

---------
Sumber : AyoBogor

Penulis: Husnul Khatimah
Editor : Ananda Muhammad Firdaus

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Wakil Walikota akan Launching "Gerakan Relawan Hijau", Kampung Surokarsan RW 04

    Abdul Razaq  di  Pakualaman, Yogyakarta  |  16 jam lalu
  2. Semangat Harlah KOPRI dari Pulau Putri

    Nensi Indri  di  Gresik  |  30 Nov 2020
  3. Suro Amerta Surokarsan Titik Finish Gowes Bareng Promosi Wisata Kampung

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  29 Nov 2020
  4. TASYAKURAN PEMBUKAAN KEMBALI SSB PELITA TUNAS CICURUG-SUKABUMI

    Firman Ardiansyah  di  Cicurug, Sukabumi Kabupaten  |  29 Nov 2020

Komentar Terbanyak

  1. 6
    Komentar

    Mitra Utama Fasilitasi Pengenalan Tools Indeks Kinerja Organisasi Kepada Anggota Forum BARANI.

    Institute Of Community Justice Makassar  di  Ujung Pandang, Makassar  |  18 jam lalu
  2. 2
    Komentar

    Wakil Walikota akan Launching "Gerakan Relawan Hijau", Kampung Surokarsan RW 04

    Abdul Razaq  di  Pakualaman, Yogyakarta  |  16 jam lalu
  3. 2
    Komentar

    Hayya 'Alal Jihad Itu Lafazh Bid'ah Dalam Azan

    Satriandesta Mahadyasastra  di  Kemang, Bogor Kabupaten  |  30 Nov 2020
  4. 2
    Komentar

    TASYAKURAN PEMBUKAAN KEMBALI SSB PELITA TUNAS CICURUG-SUKABUMI

    Firman Ardiansyah  di  Cicurug, Sukabumi Kabupaten  |  29 Nov 2020