SWDKLLJ Dalam STNK = Asuransi Jasa Raharja

37530 medium 0002
Dalam Surat Ketetapan Pajak pada lembaran lainnya yang merupakan bagian tak terpisahkan dari STNK, terdapat rincian biaya untuk pajak kendaraan bermotor, baik itu kendaraan roda dua maupun roda empat. Selain BBN-KB, biaya PKB, biaya administrasi STNK dan biaya administrasi TNKB, diantaranya tercantum biaya SWDKLLJ yang harus kita bayarkan saat pembayaran pajak kendaraan bermotor. Maka secara otomatis kita telah mendaftarkan diri pada asuransi Jasa Raharja milik perusahaan BUMN ini.

SWDKLLJ singkatan dari Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan.

Manfaat SWDKLLJ ini adalah sebagai perlindungan diri untuk mendapatkan santunan dari Asuransi Jasa Raharja bila mengalami kecelakaan dalam berlalu lintas di jalan.

Besarnya tarif SWDKLLJ tergantung pada jenis kendaraan periode tahun 2017-2018 ini:
*untuk motor berkapasitas mesin 50cc hingga 250cc dikenai tarif Rp 35.000,-
*untuk kendaraan jenis sedan, minibus, jip dll dikenai tarif Rp 143.000,-

Besarnya santunan yang diberikan Jasa Raharja, berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 15/PMK.010/2017 tanggal 13 Pebruari 2017, tentang Besar Santunan dan Iuran Wajib Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang Alat Angkutan Penumpang Umum Di Darat, Sungai/Danau, Feri/Penyeberangan, Laut, dan Udara, dan Nomor 16/PMK.010/2017 tanggal 13 Pebruari 2017, tentang Besar Santunan Dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan:

-Meninggal dunia = Rp 50.000.000 (Lima Puluh Juta)
-Cacat tetap (maksimal) = Rp 50.000.000 (Lima Puluh Juta)
-Biaya rawat (maksimal) = Rp 20.000.000 (Dua Puluh Juta)
-Penggantian biaya Pertolongan Pertama (P3K) = Rp l.000.000 (Satu Juta)
-Biaya ambulans atau kendaraan yang membawa korban ke fasilitas kesehatan (maksimal) = Rp 500.000 (Lima Ratus Ribu)
-Biaya pemakaman = Rp 4.000.000 (Empat Juta)

Cara Memperoleh Santunan Asuransi Jasa Raharja:
A. Pro aktif dari pihak Jasa Raharja,melakukan pendataan terhadap korban kecelakaan dan langsung memberikan santunan.
B. Pihak korban langsung menghubungi dan mengurus sendiri santunan tersebut. Berikut langkah-langkahnya:
1. Menghubungi kantor Jasa Raharja terdekat.
2. Mengisi formulir ajuan dengan melampirkan Laporan Kecelakaan dari pihak kepolisian/pihak berwenang.
3. Surat keterangan kesehatan dari dokter yang merawat / Rumah Sakit.
4. KTP / identitas korban / ahli waris korban.
-Jika korban luka-luka maka dilampirkan kwitansi biaya perawatan dan pengobatan yang asli
-jika meninggal dunia maka diperlukan Kartu Keluarga (KK) atau Surat Nikah.

Sekarang Jasa Raharja telah menerapkan sistem online, serta adanya kerjasama dengan Disdukcapil dan pihak Kepolisian, proses pembayaran santunan hanya satu hari setelah kejadian sudah bisa diterima oleh pihak korban.

Santunan ini diberikan tidak hanya kepada seseorang / pengemudi saja, tetapi juga berlaku kepada para penumpang yang ikut menjadi korban kecelakaan.

PENTING!
Hak santunan menjadi tidak berlaku bila waktu pengajuan lebih dari 6 bulan sejak terjadinya musibah, Atau tidak dilakukannya penagihan dalam kurun waktu 3 bulan sejak mulai hak santunan disetujui oleh Jasa Raharja.
Jadi, segera urus ya bila ingin memperoleh hak kamu.
Sudah dilihat 23 kali

Komentar