Surat untuk menteri susi dari nelayan

Header illustration
[SURAT NELAYAN UNTUK MENTERINYA]
Yth. Ibu Menteri
Perikanan dan Kelautan
Indonesia
Kami tahu, Engkau adalah pejabat TERBAIK yang di akui dunia. Menteri TERBAIK yang mencintai ikan dan lautan. Serta Engkau yang paling mengerti masa depan terumbu karang.
Engkau memiliki kinerja yang LUAR BIASA. Engkau juga memiliki tarian yang menjadi viral.
Kami juga tahu, bahwa kami hanyalah nelayan. Yang mungkin, bukan bagian dari terumbu karangmu, bukan pula bagian dari ikan dan lautmu. Bahkan mungkin kami juga bukan bagian dari duniamu.
Tapi kami punya KTP yang menjelaskan bahwa kami juga orang Indonesia. Negara yang menjadikan Engkau seorang menteri. Negara yang memfasilitasi kerjamu. Dan juga negara yang seharusnya memberikan kesejahteraan pada warganya sesuai yang di janjikan oleh undang-undang.
Tapi mengapa, malah Engkau persulit kami dengan keputusan yang engkau buat? Padahal kami tidak pernah menuntut negara untuk mensejahterakan kami.
Tahukah engkau, saat Engkau di kursi hangatmu dengan menyantap ikan kakap merah itu. Saat itu kami di ombang-ambingkan lautan. Tahukah Engkau, saat Engkau terlelap di kamar luas dan berselimut hangat. Saat itu kami tidur berbantal ombak dan berselimut angin.
Berhentilah sejenak dari tarianmu, lihatlah kami. Belum CUKUPKAH kami tertekan kebutuhan hidup yang semakin mahal? Belum CUKUPKAH badai dan cuaca buruk menghentikan kerja keras kami? Yang terkadang membuat saudara-saudara kami menghilang di telan ombak.
Hingga ENGKAU juga MENGHENTIKAN kerja keras kami?
Kami tahu, keputusanmu itu demi kebaikan dan masa depan anak cucu rakyat Indonesia. Tapi, apakah menurutmu anak-anak kami bukan orang Indonesia?
Jika Engkau lihat tubuh kami yang kekar, itu bukanlah otot yang terbentuk dari tempat olahragamu. Tapi itu adalah rasa lelah yang telah kami tahan bertahun-tahun demi kesejahteraan anak-anak kami, yang seharusnya diberikan oleh negara ini.
(Sebarkan tulisan ini, sebagai dukungan terhadap nelayan Lamongan yang saat ini sedang menghadapi konflik dengan menterinya. # SavePayang)
— di Pelabuhan Perikanan Nusantara Brondong.
Sudah dilihat 108 kali

Komentar