Sulitnya Membersihkan Kali Besar di Penjaringan

warga di sekitar Anda di Penjaringan, Jakarta Utara
6830 medium sulitnya membersihkan kali besar di penjaringan
Koordinator UPK Badan Air Dinas Kebersihan DKI Jakarta di Kali Besar, Jakarta Utara, Priyono menjelaskan sejumlah kesulitan yang dihadapi ketika membersihkan Kali Besar.

Kali Besar terletak di depan Menara Syahbandar yang juga berdekatan dengan Museum Bahari di Penjaringan, Jakarta Utara. Priyono mengatakan, saat ini masih banyak sampah yang mengendap di dasar kali.

Sampah-sampah itu jelas terlihat ketika air di Kali Besar surut. Setiap hari, kata Priyono, lebih dari 25 petugas tata air membersihkan kali tersebut.

Menggunakan peralatan seadanya, seperti cangkul dan pengeruk sampah, petugas mengambil sampah yang mengendap. Namun, kata Priyono, usaha itu terbilang belum efektif karena endapan sampah di dasar kali sudah ada bertahun-tahun sehingga sangat dalam dan banyak.

Priyono menilai, lebih efektif menggunakan alat berat untuk mengeruk kali. Ia mengaku pernah mengusulkan hal itu, tapi belum ditanggapi Dinas Kebersihan DKI.

"Ini gudangnya sampah ini, banyak aliran yang mengalir ke mari. Jadi susah kalau nggak pakai Beko (eskavator)," ujar Priyono, kepada Kompas.com, di lokasi, Rabu (14/9/2016).

Di samping itu, kelakuan warga yang membuang sampah sembarangan juga membuat usaha membersihkan Kali Besar menjadi semakin berat. Menurut Priyono, masih banyak warga yang tak patuh aturan dan tak menggubris peringatan petugas.

Priyono mengatakan, petugas Kelurahan Penjaringan juga pernah memberi peringatan kepada warga membuang sampah ke Kali Besar. Namun, hal itu tak membuat warga jera.

"Ada ibu-ibu yang saya tegur, malah bilang 'Bapak, kalau saya nggak buang sampah, Bapak nggak kerja.' Coba tuh, Mas, apa perdanya yang nggak tegas, kami yang nggak pernah negur, atau warga yang ngeyel," ujar Priyono.

Sumber: Kompas
Sudah dilihat 147 kali

Komentar