Studi Replikasi DPPPAKB Kota Probolinggo di Kampung KB Bintaran, Kelurahan Wirogunan

5 December 2019, 19:48 WIB
1 1 425
Gambar untuk Studi Replikasi DPPPAKB Kota Probolinggo di Kampung KB Bintaran, Kelurahan Wirogunan
Studi replikasi menjadi salah satu upaya bagi pihak lain untuk belajar bersama,  menggali potensi, dan sharing atas berbagai potensi dan kegiatan untuk ditiru dan diterapkan di wilayah tujuan sesuai dengan kondisi wilayah.

Studi replikasi ini dilakukan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DPPPAKB) Kota Probolinggo di Kampung KB Bintaran, Kelurahan Wirogunan, Kecamatan Mergangsan, Kota Yogyakarta pada Kamis (5/12/2019).

Studi replikasi diikuti sebanyak 49 orang dari pegawai DPPPAKB dan Penyuluh KB/Petugas Lapangan KB (PLKB) Kota Yogyakarta. Rombongan studi replikasi diterima oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Yogyakarta, yang diwakili Sekretaris Dinas, Drs. Tri Karyadi Riyanto Raharjo, SH., M.Si., Lurah Wirogunan, Anastasia Erwina Siwi Utami, S.IP., Kepala Puskesmas Mergangsan drg. Risa Dhiana Permanasari, Ketua LPMK Wirogunan, Abdul Razaq, S.I.P.,M.Si., Ketua Kampung Bintaran, Andi Maulana, SE., Ketua Kampung KB, Arsanto, seluruh kader kampung KB dan tokoh masyarakat.

Kepala DPPPAKB Kota Probolinggo, Drs. Sukam, M.Si menyampaikan dalam sambutannya bahwa tujuan studi tiru atau studi replikasi ini untuk belajar lebih jauh tentang Kampung KB Bintaran, yang nantinya akan ditiru di wilayah Kota Probolinggo. Keberhasilan dalam Kampung KB Mandiri Bintaran akan menjadi inspirasi untuk ditiru di wilayah Kota Probolinggo.

Lebih lanjut, dia menjelaskan Kota Probolinggo dengan luas 56,666 km2, terdiri dari 5 Kecamatan dan 29 kelurahan dengan 7 kampung KB. Jumlah penduduk sebanyak 220rb penduduk. Kota Probolinggo dikenal dengan sebutan "Kota Bayuangga". Sebutan kota bayuangga, bermakna Bayu yaitu angin, anggur dan mangga.

"Menimba ilmu terkait Kampung KB Mandiri  untuk kita tiru agar juga menjadi Kampung KB Mandiri di Kota Probolinggo", ujarnya

Sementara sekretaris DPPKB Kota Yogyakarta, Tri Karyadi Riyanto Raharjo menyatakan dalam sambutannya Kampung KB Bintaran menjadi salah satu Kampung KB Mandiri. Kampung KB ini sebagai wahana pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung. Berbagai kegiatan telah dilaksanakan dan akan terus dilaksanakan.

"Kampung KB Bintaran menjadi salah satu yang turut serta dan berkontribusi dalam lomba tingkat Provinsi DIY dan meraih Terbaik 1. Kader KB di Kampung KB ini,  terus berbenah, khususnya dalam Rumah Data, guna menghadapi tingkat nasional dalam lomba KKG PKK KKBPK Kesehatan", ujarnya.

Ketua LPMK Wirogunan, Abdul Razaq dalam paparan atas Kampung KB menjelaskan bahwa Kampung KB Bintaran yang berdiri tahun 2018, menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Peran pengurus RT, pengurus RW dan tokoh masyarakat serta pemuda, bersama pengurus Kampung KB terus berupaya agar Kampung KB memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Pemberdayaan masyarakat menjadi bagian penting, walau terus diupayakan secara berkesinambungan.

Lebih lanjut, dia menjelaskan berbagai inovasi dan gerakan bersama di Kelurahan Wirogunan, yang juga diaplikasikan di Kampung KB. Inovasi tersebut antara lain Sekolah Lanjut Usia (SELANI), Pasukan Pembasmi Sarang Nyamuk PAUD (PPSN PAUD), dan Wadah Cecek Rokok (Wah Cekok). Sementara gerakan bersama untuk mensukseskan program, antara lain Gerakan Masyarakat Menggunakan Tumbker (Gemas Metu), Gerakan Bersama Warga (Geber Warga), Gerakan Aksi Sosial dan Keagamaan (GASA) Wirogunan, dan Gerakan Serentak Menanam Buah dan Sayur (Gertak Ambyur).

"Semua inovasi, gerakan tersebut serta bagaimana memaksimalkan peran stakholder, RT, RW dan Kampung serta tokoh masyarakat dalam pemberdayaan masyarakat dibahas dan dikonsep dalam NGAPEM (Ngaji Pemberdayaan Masyarakat)", ujarnya.

Peserta studi replikasi, menggali lebih dalam tentang Kampung KB Bintaran dalam dialog dan melihat administrasi serta data yang terpampang dalam Rumah Data. Dialog dipandu oleh Ketua LPMK, Abdul Razaq dan Penyuluh KB Kec. Mergangsan, Ir. Yulia Suryani Dewi.

Antusias peserta studi replikasi cukup tinggi, khususnya dalam dialog dengan kader KB, sekaligus melihat berbagai administrasi yang berada di Kampung KB Bintaran.(KangRozaq)

#WirogunanSemarak
#AbdulRazaq
#LPMKWirogunan
#KampungKBBintaran
#TerusBergerak
#MemanfaatkanHidupUntukHidupBermanfaat

  1 Komentar untuk Studi Replikasi DPPPAKB Kota Probolinggo di Kampung KB Bintaran, Kelurahan Wirogunan

Tulis komentarmu...

Siti Noor

trimakasih,Pak ,info warganya,
smoga makin jaya,dan sucses,utk kel wirogunan,kec mergangsan,

Other Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Ibu Ratna Memberdayakan Ibu-Ibu Dengan Mengolah Kain Limbah Industri Garmen

    Wiwik Uliel  di  Trucuk, Klaten  |  22 Sep 2020
  2. MENGAWAL KEBIJAKAN RESPONSIF JENDER DARI DESA

    Yani Mashudi  di  Manyar, Gresik  |  23 Sep 2020
  3. KOMUNITAS BELAJAR MADANI SOLO (KOMBES) terbentuk!

    Tina Dewi S  di  Surakarta Kota  |  22 Sep 2020

Komentar Terbanyak

  1. 15
    Komentar

    Royongan Komposter

    Narumi Akana  di  Wonosobo  |  27 Sep 2020
  2. 4
    Komentar

    Ibu Ratna Memberdayakan Ibu-Ibu Dengan Mengolah Kain Limbah Industri Garmen

    Wiwik Uliel  di  Trucuk, Klaten  |  22 Sep 2020
  3. 4
    Komentar

    FORUM MADANI WONOSOBO

    Bhayu Surya  di  Wonosobo, Wonosobo  |  24 Sep 2020
  4. 2
    Komentar

    Boomingkan Literasi, TBM AL-LATIF Berkolaborasi dengan KKN UIN SMH Banten 2020

    @leo_ikals  di  Mandalawangi, Pandeglang  |  28 Sep 2020