Status Tanggap Darurat di Halmahera Dicabut

2 0 240
Gambar untuk Status Tanggap Darurat di Halmahera Dicabut
Masa tanggap darurat gempa bumi di Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, berakhir Minggu (28/07/2019).

Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Selatan Helmi Botutihe mengatakan status tanggap darurat atas gempa bumi bermagnitudo 7,2 berlangsung selama 14 hari, dan berakhir pada hari Minggu.

Berdasarkan data hingga 25 Juli 2019, jumlah rumah rusak berat mencapai 1.214 unit. Sedangkan, rusak ringan 1.565 unit. Kemudian, fasilitas umum yang mengalami kerusakan berat sebanyak 42 unit dan rusak ringan 44 unit.

Saat ini, warga yang terkena dampak gempa bumi yang masih tinggal di tenda pengungsian berjumlah 26.051 jiwa.

Disarikan dari: Kompas
Sumber foto: Abdul Fatah (ANTARA News)

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Pray For Indonesia Januari 2021

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Klaten Utara, Klaten  |  17 Jan 2021
  2. Hal Loker

    yoga libiya  di  Setiabudi, Jakarta Selatan  |  12 Jan 2021
  3. PMI Kota Bandung Kembali Mengirimkan Relawan ke Bencana Longsor Sumedang

    KSR PMI Kota Bandung  di  Bandung Wetan, Bandung Kota  |  11 Jan 2021

Komentar Terbanyak

  1. 7
    Komentar

    Hal Loker

    yoga libiya  di  Setiabudi, Jakarta Selatan  |  12 Jan 2021
  2. 7
    Komentar

    PMI Kota Bandung Kembali Mengirimkan Relawan ke Bencana Longsor Sumedang

    KSR PMI Kota Bandung  di  Bandung Wetan, Bandung Kota  |  11 Jan 2021
  3. 3
    Komentar

    Ketua PMI Kota Bandung Tinjau Lokasi Bencana Longsor Sumedang

    KSR PMI Kota Bandung  di  Bandung Wetan, Bandung Kota  |  12 Jan 2021
  4. 2
    Komentar

    Relawan PMI Evakuasi Korban Longsor Sumedang

    KSR PMI Kota Bandung  di  Bandung Wetan, Bandung Kota  |  13 Jan 2021