Sosialisasi Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio Untuk Keselamatan Penerbangan

60014 medium post 65782 8ca16f14 07e4 4e88 84ee b34494e239ff 2019 04 30t16 39 31.021 07 00 60025 medium post 65782 a6b7fcfc b599 47a7 bda0 29132bbe91a1 2019 04 30t17 59 50.866 07 00 60015 medium post 65782 d53bd083 4fac 4b09 979a 207c0eefa340 2019 04 30t16 39 38.821 07 00
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) melalui Ditjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika, Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas I Yogyakarta bekerjasama dengan Kecamatan Temon Kulon Progo menggelar Sosialisasi Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio Untuk Mendukung Keselamatan Penerbangan, Selasa (30/04/2019) bertempat di Aula Kecamatan Temon Kulon Progo.

Dalam sambutan pembukaan Sosialisasi tersebut dibacakan Sambutan Bupati Kulon Progo yang dibacakan oleh Heri Kiswanto. S.T (Kasubdin Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kulon Progo) mengatakan penggunaan spektrum frekuensi radio merupakan Sumber Daya Alam yang sangat strategis bagi kemajuan Bangsa dan Negara untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, memperlancar kegiatan, mempersingkat jarak tempuh, memperluas silahturahmi pelayanan pemerintah serta menetapkan pertahanan dan keamanan Nasional yang harmonis berkesinambungan demi kemakmuran hajat hidup masyarakat.

Lanjut dikatakannya bahwa bagi pemerintah Kabupaten yang mempunyai wilayah sangat luas dengan penggunanaan dan pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi secara cepat dapat meningkatkan Efektivitas layanan publik yang disediakan oleh pemerintah maupun swasta. Berkomunikasi sehari-hari dapat mewujudkan penggunaan spektrum frekuensi secara tertib dan efisien serta bebas dari gangguan. Sebagaimana kita tahu bahwa penggunaan spektrum frekuensi radio dapat mencegah saling interferensi atau gangguan yang dapat membahayakan keselamatan manusia terutama penerbangan sipil. Sebab di Kulon Progo sebentar lagi akan beroperasi bandara baru.


Sosialisasi bertema “Menuju Pelayanan Perizinan Frekuensi Radio secara e-Licensining Dalam Rangka Percepatan Perizinan Stasiun Radio dan Keselamatan Penerbangan” ini dihadiri perwakilan pengguna frekuensi radio dari organisai radio, seperti ORARI, RAPI dan komunitas pengguna radio diwilayah Kulon Progo.

Selanjutnya Drs. Moh Agus Eka. M.Si (AIR Nav Indonesia Official Yogyakarta) Dalam hal ini ketaatan masyarakat pada peraturan perundang-undangan khususnya dalam bidang sumber daya dan perangkat pos dan informatika menjadi urgensi dalam sektor TIK. Karena perkembangan teknologi menyebabkan pesatnya perkembangan perangkat-perangkat TIK baru yang menambah permasalahan dalam hal penggunaan alat dan perangkat telekomunikasi. Berpedoman kepada Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Udara No. 11 Tahun 2017 Tentang Pedoman Teknis Operasional Tata Cara Prosedur Penggunaan Frekuensi Radio Untuk Kegiatan Penerbangan.

Sosialisasi ini diharapkan memberikan informasi dan pemahaman kepada masyarakat pengguna spektrum frekuensi radio mengenai aturan penggunaan frekuensi radio dan tata cara perizinannya demi terwujudnya penggunaan spektrum frekuensi radio yang tertib secara legal dan bertanggungjawab sesuai regulasi serta dapat melakukan proses perizinan.

Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas I, Yogyakarta diwakili oleh Enik Sumaryati. ST (Kasubag Tata Layanan Umum) mengatakan pihaknya memiliki tugas dan fungsi pengawasan spektrum frekuensi radio. Ia menilai bahwa penggunaan spektrum radio harus perlu diawasi serta diatur. Sehingga ada keteraturan pemanfaatan. Serta menyampaikan Tugas Poksi dan Fungsi Unit Pelaksana Teknis/Balmon selalu mengacu Dasar Hukum melalui UU No.36 Tahun 1999 Tentang Komunikasi dan UU No.53 Tahun 2000 Tentang Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio dan Orbit Satelit.


Sementara dalam sambutan terakhir Camat Temon Joko Prasetyo. SH mengatakan lewat sosialisasi ini diharapkan memberikan manfaat bagi pengguna spektrum radio di wilayah Kulon Progo pada khususnya yang diberikan narasumber menjadi informasi yang penting bagi kemajuan bersama.



bud12
 
Sudah dilihat 62 kali

Komentar