Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pilkada

1 0 56
Gambar untuk Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pilkada
SOLO- Partisipasi masyarakat dalam pengawasan dinilai mengalami penurunan dalam setiap tahapan pemilihan umum. Keterlibatan masyarakat dalam mengawasi dan melaporkan pelanggaran tidak cukup signifikan. Menurunnya tingkat partisipasi dalam pengawasan bisa dilihat dari penurunan jumlah relawan pemantau pemilu setiap periode pemilu. Juga dilihat dari kuantitas laporan masyarakat.

Hal itu disampaikan oleh akademi dan pengamat politik dari Universitas Batik Surakarta (Uniba), Sri Hartono saat diskusi sosialisasi pengawasan partisipatif di Hotel Amrani Syariah, Minggu(18/10). Sri mengatakan bahwa hal ini secara tidak langsung mengurangi kualitas demokrasi. Menurutnya partisipasi masyarakat dalam melakukan pengawasan pemilu adalah bentuk dari penggunaan hak warga negara untuk mengawal hak pilihnya. Kegiatan pemantauan ini merupakan upaya kontrol dari publik untuk menjaga suara dan kedaulatan rakyat di dalam penyelenggaraan negara. Pengawasan oleh masyarakat melengkapi fungsi dan tugas Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) dalam mengontrol penyelenggaraan pemilu yang jujur dan adil.

Sri menambahkan sejauh ini meskipun secara kelembagaan terus menguat, pengawas pemilu justru menunjukkan sejumlah kelemahan. Hal itu dilihat baik dari jumlah personel, kompetensi, maupun independensinya. Kondisi ini tentu tidak menguntungkan bagi pengawalan proses penyelenggaraan pemilu, sehingga perlu sosialisasi yang masif agar masyarakat semakin aktif terlibat dalam pengawasan Pilkada Solo.

Camat Laweyan, Endang Sabar, dalam kesempatan yang sama mengatakan bahwa prinsip pelaksaan Pilkada di masa pandemi Covid-19 harus mematuhi aturan. Diantaranya membatasi jumlah peserta yang hadir paling banyak 50 orang, memperhitungkan jaga jarak paling kurang satu meter antar peserta acara. Kegiatan seperti kampanye dapat diikuti peserta lain melalui media daring. Selanjutnya pengaturan ruangan dan tempat duduk harus menerapkan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Melihat proses yang cukup rumit tersebut, ia menilai butuh kepedulian seluruh warga agar tetap bersemangat dalam mengikuti tahapan Pilkada hingga selesai,termasuk ikut berperan serta secara aktif dalam pengawasannya.

Kapolsek Laweyan, AKP Ismanto Yuwono, dalam sambutannya menekankan agar pemilu berjalan sesuai dengan ketentuan. Untuk itu ia menekankan pentingnya pengawalan terhadap jalannya setiap tahapan pemilu. Masyarakat diminta berperan aktif dslam pengawasan seluruh tahapan Pilkada Solo agar dapat terwujud pemilu yang jurdil.

#JWSolo #PilkadaSolo #Respect #JurnalisWargaSolo

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Hal Loker

    yoga libiya  di  Setiabudi, Jakarta Selatan  |  12 Jan 2021
  2. PMI Kota Bandung Gelar Pelatihan Jurnalistik

    Rudi S  di  Bandung Wetan, Bandung Kota  |  10 Jan 2021
  3. Captain Afwan, Pilot Sriwijaya Air Yang Jatuh, Mantan Penerbang TNI AU

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Jakarta Utara  |  9 Jan 2021
  4. WN 88 Sektor Cikarang Barat Sub Unit 01 Bekasi Raya Priode 2021-2023 Resmi Diberikan SK

    Indra Gunawan  di  Cikarang Barat, Bekasi Kabupaten  |  9 Jan 2021

Komentar Terbanyak

  1. 12
    Komentar

    KSR PMI KOTA BANDUNG GELAR PELATIHAN JURNALISTIK DASAR

    dede adi sukmana  di  Bandung Wetan, Bandung Kota  |  10 Jan 2021
  2. 8
    Komentar

    PMI Kota Bandung Gelar Pelatihan Dasar Jurnalistik

    Annisa Qurrotu Ainy  di  Bandung Wetan, Bandung Kota  |  10 Jan 2021
  3. 7
    Komentar

    PMI Kota Bandung Kembali Mengirimkan Relawan ke Bencana Longsor Sumedang

    KSR PMI Kota Bandung  di  Bandung Wetan, Bandung Kota  |  11 Jan 2021
  4. 6
    Komentar

    Hal Loker

    yoga libiya  di  Setiabudi, Jakarta Selatan  |  12 Jan 2021