Sosialisasi Dampak Negatif Pacaran oleh ITP di SMPN 2 Pemenang

46638 medium img 20190118 wa0026 46639 medium img 20190118 wa0033 46640 medium img 20190118 wa0035
Selepas kegiatan Imtaq Jum’at, 18 Januari 2019, organisasi Indonesia Tanpa Pacaran (ITP) melakukan kegiatan Sosialisasi tentang Dampak Negatif dari Pacaran di SMPN 2 Pemenang. Kegiatan ini diikuti oleh Siswa-siswi yang beragama Islam pada seluruh kelas yang dilaksanakan di Musholla SMPN 2 Pemenang. Sasaran kegiatan ini memang difokuskan kepada Siswa-siswi SMP yang beranjak Remaja dimana yang namanya Pacaran sudah mulai dikenal dan bahkan tidak sedikit siswa-siswi SMP yang menginjak usia remaja ini sangat rawan sekali mulai mencoba yang namanya berpacaran.

Organisasi Indonesia Tanpa Pacaran ini merupakan organisasi yang terbentuk dan berlandaskan dasar Agama yang menekankan bahwa di dalam Islam tidak dikenal yang namanya Pacaran, karena pacaran itu sendiri memiliki banyak dampak yang negatif dan mendekatkan pada hal-hal yang negatif karena ada permainan setan di dalamnya. Organisasi ini sudah memiliki kepengurusan dari tingkat Nasional hingga tingkat kabupaten di Indonesia. Untuk kepengurusan di Kabupaten Lombok Utara di koordinir oleh Saudara Syukril Hadi yang juga merupakan Sekretaris ITP Regional NTB.

Dengan Tajuk Kegiatan ITP Goes to School, ITP akan mengunjungi sekolah-sekolah untuk mensosialisasikan tentang dampak negatif dan bahaya dari pacaran sejak usia remaja kepada siswa-siswi pada sekolah tersebut. Syukril Hadi memaparkan bahwa SMPN 2 Pemenang adalah sekolah kedua yang dikunjungi setelah sebelumnya melaksanakan sosialisasi di SMPN 1 Kayangan, Lombok Utara. Dalam pembukaan kegiatan ini, Syukril Hadi mengajak siswa-siswi SMPN 2 Pemenang untuk meninggalkan dan tidak melakukan pacaran dan menjauhi perbuatan-perbuatan zina dikarenakan pacaran memiliki banyak sekali dampak negatif, dan bahkan tidak memiliki manfaat positif dikarenakan perjalanan siswa-siswi tersebut masih panjang, jangan sampai masa depan rusak karena pacaran tersebut. Pacaran juga dapat mengganggu belajar siswa, siswa jadi tidak memiliki waktu luang untuk belajar melainkan sibuk bermain HP untuk sms dan chattingan dengan pacarnya. Buntut dari pacaran tersebut juga yaitu Pernikahan di Usia Muda yang bisa merusak masa depan mereka. Untuk itu dengan menjauhi pacaran, kita menjauhi zina, menjauhi larangan-larangan Allah sehingga dapat meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT.

Selain kegiatan sosialisasi. ITP juga menyiapkan doorprize kepada siswa-siswi berupa alat tulis dan Al-Qur’an. Disini penulis juga melihat bahwa pengurus organisasi ini masih muda dan energik, sehingga saya berharap bahwa kedepannya akan lebih banyak lagi generasi muda yang sadar akan bahaya pacaran, yang saling mengingatkan pada sesama tentang larangan-larangan dari Allah terkait pacaran, karena pacaran adalah perbuatan yang mendekati zina.

sumber : www.smpn2pemenang.wordpress.com
Sudah dilihat 57 kali

Komentar