Sinergitas Pemerintah dan Mahasiswa Dalam Mencegah DBD di Kab Bekasi

49389 medium images %281%29
Kabupanten Bekasi – Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi menerima kunjungan dari perwakilan BEM Se – Kabupaten Bekasi yang bertempat di kantor dinas kesehatan kabupaten bekasi yang berada di komplek PEMDA Bekasi. Kec Cikarang Pusat. Kab Bekasi pada hari jumat (8/2/19)

Dalam kunjunganya para mahasiswa mempertanyakan keseriusan Dinas Kesehatan Kab Bekasi tentang bagaimana cara pencegahan DBD yang ada di kabupaten bekasi dan daerah mana saja yang terdampak paling banyak korban DBD.

Taufik Rahman. Salah satu perwakilan BEM dari STAI NUR EL GHAZI mengajak para mahasiswa yang ada di kabupaten bekasi harus ikut terjun ke lapangan guna mencegah penyakit DBD yang akhir - akhir ini jumlah korban nya kian bertambah. “Ucapnya

"Perlu diketahui perwakilan Kampus yang hadir dalam kunjungannya ke Dinas Kesehatan antara lain perwakilan dari BEM STAI Nur EL Ghazi, STT Pelita Bangsa, STBEI Global Mulya, dan Politeknik Mitra Industri"

Di lain pihak. dr Irfan selaku kabid pencegahan P2P. Menjelaskan bahwa pihak Dinas Kesehatan Kab Bekasi sudah berupaya untuk memberantas sarang – sarang nyamuk dengan membentuk tim JUMANTIK (Juru Pemantau Jentik) yang tersebar di seluruh kecamatan yang ada di Kab Bekasi.”Ucapnya

"Sampai saat ini ada 40 kasus korban DBD yang ada di Kabupaten Bekasi dan terbagi dalam 6 kecamatan terdampak DBD Yaitu kecamatan Setu, Cikarang Barat, Cikarang Utara, Cikarang Pusat, Cikarang Selatan, dan Cibitung“

Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari para Mahasiswa untuk ikut serta dalam memberantasan DBD yang ada di Kab Bekasi. Dan kami berharap sinergitas pemerintah dan mahasiswa dalam upaya pencegahan kasus DBD berjalan baik. “Tutupnya
Sudah dilihat 59 kali

Komentar