Simpul Belajar Lamaranginang Rumuskan Visi-Misi

6 0 302
Gambar untuk Simpul Belajar Lamaranginang Rumuskan Visi-Misi
Sejak terbentuknya pada 23 September 2020 lalu. Simpul Belajar Lamaranginang dan Perkumpulan Wallacea mengadakan Penyelarasan Visi dan Komitmen Simpul Belajar sebagai bagian dari pengawalan terhadap forum belajar Program MADANI. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk focus group discussion yang berlangsung di Aula Warkop Daeng Azis Jalan Ahmad Yani Masamba.

Salah satu bagian yang penting dibahas pada kegiatan yang berlangsung pada tanggal 27 Oktober 2020 itu, adalah perumusan visi dan misi. Perumusannya dilakukan oleh sembilan OMS yang telah bersepakat membentuk simpul belajar. Permusan visi dan misi itu dirumuskan secara bersama-sama melalui diskusi yang cukup dinamis.

Proses berlangsung alot dipandu langsung oleh Basri Andang dari Perkumpulan Wallacea selaku Lead Partner dan Muhammad Sahaka FC-USAID MADANI-FHI360 Luwu Utara. Di awali dengan brainstorming membangun cita-cita bersama, peserta dibagi menjadi dua kelompok dan setiap peserta menggambarkan seperti apa simpul belajar yang dicita-citakan. Kemudian masing-maing kelompok menyampaikan hasilnya setelah semua gambar anggota kelompok disimpulkan menjadi satu pernyataan visi dan misi. Dan setelah melalui diskusi, akhirnya disepakati sebuah visi dan beberapa pernyataan misi dari Simpul Belajar Lamaranginang.

Adapun bunyi visi Simpul Belajar Lamaranginan, yaitu: “Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) Kuat Menuju Masyarakat Madani di Bumi Lamaranginang.’’ Sedangkan misinya terdiri dari: 1) Meningkatkan Kapasitas dan Legitimasi OMS dan Masyarakat, 2) Mendorong Kolaborasi dengan stakeholder baik pemerintah, swasta, dan OMS, 3) Mengembangkan advokasi dan kampanye peningkatan pelayanan publik.

Saat itu, Simpul Belajar Lamaranginang juga menyepakati logo yang dimaknai sebagai gambaran visi dan misi. Hal lain yang disiapkan pengurus simpul adalah membuat peta rencana penguatan baik secara internal maupun eksternal, misalnya penyusunan aturan dasar atau standar operasional. Penyusunan aturan tersebut dibentuk Tim Perumus yang diketuai langsung oleh Abdul Aziz, MH yang juga Ketua Simpul Belajar Lamaranginang, dan anggotanya terdiri dari Rizal, Muslan, Mania, Kadding, Nini, Andi Awal dan Hamzaluddin.

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Komunitas Motor (Sezari C70 ) Lombok Timur Peduli Lingkungan

    sosiawanputra  di  Pringgasela, Lombok Timur  |  26 Nov 2020
  2. Semangat Harlah KOPRI dari Pulau Putri

    Nensi Indri  di  Gresik  |  30 Nov 2020
  3. Suro Amerta Surokarsan Titik Finish Gowes Bareng Promosi Wisata Kampung

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  29 Nov 2020
  4. TASYAKURAN PEMBUKAAN KEMBALI SSB PELITA TUNAS CICURUG-SUKABUMI

    Firman Ardiansyah  di  Cicurug, Sukabumi Kabupaten  |  29 Nov 2020

Komentar Terbanyak

  1. 2
    Komentar

    TASYAKURAN PEMBUKAAN KEMBALI SSB PELITA TUNAS CICURUG-SUKABUMI

    Firman Ardiansyah  di  Cicurug, Sukabumi Kabupaten  |  29 Nov 2020
  2. 2
    Komentar

    Hayya 'Alal Jihad Itu Lafazh Bid'ah Dalam Azan

    Satriandesta Mahadyasastra  di  Kemang, Bogor Kabupaten  |  30 Nov 2020
  3. 1
    Komentar

    Jurus Jitu Camat Menurunkan Angka AKI-AKB

    Sarip Hidayatulloh  di  Parungkuda, Sukabumi Kabupaten  |  29 Nov 2020
  4. 1
    Komentar

    Komunitas Motor (Sezari C70 ) Lombok Timur Peduli Lingkungan

    sosiawanputra  di  Pringgasela, Lombok Timur  |  26 Nov 2020