Siapa Yang Mau Terima Perempuan Tua Bekerja? Begini Penjelasan Nenek Hindun

65728 medium post 70441 564b8957 4ed4 481d ba0d 37f7ad89e1a2 2019 07 06t16 00 19.464 07 00
Ada sebagian kelompok yang mengatakan bahwa mengemis adalah pekerjaan yang instan nan enak. Hal itu diungkapkan Nenek Hindun, si pengemis tua ketika sedang ditanya mengapa meminta-minta, Sabtu (23/3). "Nenek cari makan, Neng. Sudah tidak punya orang tua," katanya
Tapi ia mengaku masih memiliki seorang ibu dan tinggal serumah dengan ibunya yang berusia kurang lebih sudah 100 tahun.
Pengemis berusia 50 tahun ini, mengaku sempat dijanjikan tinggal bersama seorang anaknya. Namun sampai sekarang tidak ada kabarnya. "Dulu, suami saya sudah bahagia sekali, Neng. Katanya saya akan tinggal bersama anak perempuan saya sambil mengurus cucu, tapi anak saya dikuasai suaminya. Tidak ada kabar ceritanya lagi," ungkapnya ketika ditanya seorang perempuan yang hendak shalat di Masjid Agung Al-Barkah Kota Bekasi
Nenek Hindun juga menitip pesan kepada generasi muda perempuan agar jangan dulu menikah sebelum sukses, karena sebagian lelaki sekarang menurutnya terlalu kejam. "Meskipun ada ibu saya, diakan udah tua, saya juga sudah tua. Saya sering tidak makan, 3 hari kadang. Tetangga pada pelit, justru kalo saya minta-minta. Malah dikatain makanya begini aja, Neng. Buat makan sehari-hari," kata seorang nenek yang berusia 50 tahun itu.
Selain itu, sebabnya meminta-minta juga karena tidak pernah diterima saat melamar kerja di manapun. "Kerjaan nenek begini aja, minta-minta sekitar sini. Habis nenek minta kerjaan ke orang-orang, ke warung-warung tidak ada yang mau nerima, Neng. Siapa yang mau nerima nenek kerja," ujarnya
Ia melanjutkan, "Cuma cuci piring gitu di warung makan, nenek bisa. Tapi tidak ada yang mau," Nenek ini sampai menitikkan air mata ketika menceritakan tentang anaknya. "Anak saya di bawa suaminya. Nenek ini pake baju orang, banyak orang bawa baju ke rumah, kasih baju ke nenek. Biarin amat gakpapa, di rumah masih pada numpuk," katanya
Nenek Hindun berharap agar orang-orang sering main ke tempat tinggalnya karena keadaannya yang sudah tua. Serta tidak memiliki siapa-siapa lagi.
Sebagai Informasi Nenek Ini tinggal di Gg Kober, depan Makam Belanda Jalan 200, Margajaya, Kota Bekasi(KhaifahIP)
Sudah dilihat 22 kali

Komentar