Siaga Dan Waspada Mengantisipasi Ular Berbisa

Gambar untuk Siaga Dan Waspada Mengantisipasi Ular Berbisa
๐Ÿ“ข

NEED TO KNOW

Info untuk waspada
Bagi warga di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel), antara lain Bintaro, Ciputat, BSD dan sekitarnya) lagi BANYAK ULAR.


Tips seputar cara pencegahan sebagai berikut :

1. SABU (Serum Anti Bisa Ular) terdekat komplek :

- RS Eka, Serpong
- RS Suyoto, Veteran
- RS Fatmawati
- RS Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM)
Dan Semua Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).

2. Agar warga mempersiapkan keset IJUK pada pintu masuk utama juga samping rumah.
Ada di Ace Hardware atau Pasar Ciputat, Pasar Jombang, juga pedagang perabotan rumah tangga keliling.
Ular takut dengan IJUK bukan garam.

3. Taburkan KARBOL, OBAT PEL SEREH pada setiap LUBANG SALURAN AIR bagian dalam (kamar mandi, tempat cuci piring, dll) dan luar rumah (drainase) tersedia di pasar modern.

4. Pasang TALI IJUK (ada di toko bahan bangunan yang biasa dipakai sebagai pengikat bambu dan anggrek) di sepanjang Tembok Pembatas dengan warga sebelah komplek.

5. Bila ketemu dengan ular lebih baik diam jangan bergerak sampai menjauhi kita lalu ambil ember, ditutup dan tekan dengan benda yang berat.


6. Bila terkena gigitan ular berbisa, ikat segera bagian atas dari titik gigitan tersebut sekencangnya/ikatan tidak boleh kencang, tapi cukup untuk memperlambat aliran bisa dalam darah.
Jika diikat kencang khawatir akan menimbulkan pembengkakan atau bahkan matinya aliran darah dan menimbulkan necrosis.
Usahakan jangan panik, Sambil mencari Bantuan RS terdekat.
Dan bila memungkinkan, tempelkan isi dari batang pohon pisang muda (ares).

7. POTONG semua dahan pepohonan yang sudah melewati tembok pembatas dengan warga sebelah komplek dan yang MENEMPEL pada tembok rumah masing-masing agar tidak menjadi PENGHANTAR atau sebagai JALUR masuk ular.

8. BUANG atau SINGKIRKAN semua sisa barang apapun khususnya di luar rumah agar tidak menjadi tempat pemberhentian ular.

9. Periksa kembali bagian bawah TABUNG GAS 12 Kg, karena dari pengalaman pawang, ular bisa bersembunyi dibawahnya,
ANGKAT dan periksa sebelum dibeli.

10. Bila BISA TERKENA MATA JANGAN DIKUCEK. Rendam Mata dalam air sambil DIKEDIP-KEDIPKAN berulang selama 1 jam

11. TUTUP SEMUA LUBANG DRAINASE atau SALURAN LAINNYA dengan kawat nyamuk dan atau ijuk.

Ular bertelur sebanyak 9-15 butir.
Setahun bisa sampai 3 kali bertelur.
Telurnya tidak akan menetas bila sudah tersentuh tangan.

Ular mencari makan pada sore-malam hari.

Semoga kita senantiasa didalam perlindunganNya.

Yayasan Sioux Ular Indonesia mengucapkan ikut Berbela Sungkawa atas meninggalnya Pak Satpam di Cluster Gading Serpong karena gigitan ular beberapa hari lalu saat bertugas.

Beberapa hal yang kami analisa dari kejadian ini adalah :

1. Korban tidak paham spesies ular, menganggap itu tidak berbahaya, ular Bungarus Candidus (Weling) ini memang mulai aktif di senja hingga malam hari untuk mencari makan. Salah satu ciri khas ular berbisa tinggi adalah nocturnal.

2. Korban berusaha pegang tanpa alat, sehingga jarinya kegigit. Statement tiba - tiba di berita kronologis itu memang menujukkan karakter si ular yang melakukan gerakan patah-patah dan mengejutkan.
Korban berusaha pegang kepala saat si ular diam, padahal dia sedang siap-siap menyerang dan bertahan.
Mengamati teknik pak satpam memegang kepala di video yang viral ini menunjukan korban belum pernah mendapatkan pelatihan yang benar tentang teknik handling ular bungarus. Beda spesies, beda teknik handlingnya.

3. Luka di sedot oleh korban, hal yang justru mempercepat fase lokal menjadi fase sistemik yang mematikan.

4. Korban merasa hanya gatal, karena ini bisa (venom) neurotoxcyn tidak langsung merasa sakit kalo kena gigit. Tapi venomnya langsung menyerang saraf termasuk mematikan fungsi jantung.

5. Cek RS sekitar tidak menemukan yang ready stock serum anti bisa ular. Sehingga terlambat penanganan medisnya.

Saran mulai saat ini Warga cluster/kompleks/ siapa pun perlu mendata RS terdekat yang ready stock SABU (Serum Anti Bisa Ular). Dan atau akses langsung ke Biofarma Bandung.

Hal yang perlu dipahami tentang ular ini :

1. Ular Bungarus Candidus ini memang masih banyak di alam dan di lingkungan rumah karena ular ini merupaka predator alami ular lain.

2. Tanpa ular weling/welang, akan ada ledakan populasi ular spesies lain di ekosistem.

3. Memahami karakter sifat dan teknik handling yang benar perlu dilakukan.

Semoga tidak adalagi korban gigitan ular karena salah menerapkan teknik handling/cara menangkapnya.
Aamin..


Yayasan Sioux Ular Indonesia
IG : @ular_indonesia
WA : 08176800446

Gambar :
@liputan6dotcom

Sumber :
Share Gambar Dan Video Sunnah

  Komentar untuk Siaga Dan Waspada Mengantisipasi Ular Berbisa

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!

Related Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Atraksi Teaterikal Peserta Karnaval Putri Mandalika 2020

    Zulkarna  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  14 Feb 2020
  2. Jatuh Cinta Pada Menulis Hingga Menahodai Sebuah Komunitas

    Niya Kaniya  di  Kopang, Lombok Tengah  |  15 Feb 2020
  3. KABID ILMATE PERINDUSTRIAN PROVINSI NTB KUNJUNGI PENGRAJIN ALAT PERTANIAN DI DUSUN BEREMBENG

    Lalu Iskandar  di  Jonggat, Lombok Tengah  |  15 Feb 2020
  4. Dari IMPOSIBLE Menjadi I 'M POSSIBLE

    Muhammad Rizal Suryadin  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  17 Feb 2020

Komentar Terbanyak

  1. 5
    Komentar

    Kegiatan Aisyiyah Kec. Mergangsan meriah

    Rita Jatmikowati  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  14 Feb 2020
  2. 5
    Komentar

    Bakesbangpoldagri: Banyak Wilayah di NTB Terpapar Narkoba

    Arianto  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  13 Feb 2020
  3. 4
    Komentar

    Jatuh Cinta Pada Menulis Hingga Menahodai Sebuah Komunitas

    Niya Kaniya  di  Kopang, Lombok Tengah  |  15 Feb 2020
  4. 4
    Komentar

    Dari IMPOSIBLE Menjadi I 'M POSSIBLE

    Muhammad Rizal Suryadin  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  17 Feb 2020