Serbuan Durian di kota Palu

43595 medium post 50578 a1137bac 0eea 43e6 8f9d 28148c6b8153 2018 12 22t19 27 11.952 08 00 43596 medium post 50578 6781623c b972 4e1c bc27 132553e4779c 2018 12 22t19 27 15.734 08 00 43597 medium post 50578 8d83c0de c1d5 41e0 b253 edd68edf8c34 2018 12 22t19 27 18.885 08 00 43598 medium post 50578 ef43ab05 9d45 4f40 b08e e4998ac3ba07 2018 12 22t19 27 22.793 08 00
Tiga bulan pasca bencana dahsyat di kota Palu, perekonomian berangsur-angsur pulih walaupun tidak serta-merta. Banyak juga dampak yang ditimbulkan seperti beberapa toko terpaksa mengambil langkah pengurangan karyawan karena mengalami defisit atau bahkan karena tokonya mengalami penjarahan. Ada juga yang malah terpaksa tutup. Namun, di sisi lain ada juga yang mendapat pembeli lebih banyak dari biasanya seperti tenda terpal yang kemudian dijual dengan harga yang lebih tinggi dari biasanya, bahan-bahan bangunan yang semakin langka sehingga para pedagang menaikkan harga. Permintaan yang tinggi menjadikan di satu sisi barang yang paling dibutuhkan pasca bencana lebih mahal daripada biasanya.
Lain halnya dari segi pertanian, beberapa petani dapat memanen buah-buahan. Keberkahan tersendiri bagi Palu dan sekitarnya. Buah Durian adalah buah yang sedang musimnya saat ini di kota Palu dan sekitarnya. Buah ini menjadi favorit di saat musimnya seperti ini. Harganya pun dapat terbilang sangat terjangkau. Mulai dari harga Rp 5.000 sampai 50.000 pun ada tergantung besar kecilnya.
Pedagang durian ini berkumpul di jalan jalur dua dan Emmy Saelan.
Bagi warga yang doyan Durian jangan lupa untuk mencicipi Durian khas Palu yang lembut, empuk dan berisi meski buah yang dibeli kecil. Warga sekitar biasanya menyebutnya Durian Mentega karena warnanya yang seperti mentega dan permukaannya yang lembut.
Semoga Palu segera pulih dan ekonomi bergerak semakin baik. #PaluPulih
Sudah dilihat 96 kali

Komentar