SENANG IKUT PESANTREN KILAT

24 December 2018, 19:08 WIB
4 0 341
Gambar untuk SENANG IKUT PESANTREN KILAT
Loteng, - Mengisi libur panjang Sekolah tentu banyak hal positif dan menyenangkan yang bisa dilakukan, salah satunya Yayasan Darul Qur'an Diniyah Tahfizul Qur'an yang berlokasi di Dusun Berembeng, Desa Pengenjek Kec. Jonggat, Lombok Tengah Mengadakan Pesantren Kilat bagi para santrinya selama 5 hari kedepan atau tanggal 22 sampai dengan 27 Desember 2018.

Kegiatan tersebut bertemakan meningkatkan kemampuan membaca dan menghapal Al Qur'an. Dengan harapan para peserta atau siswa yang ikut pesantren kilat bisa mengisi liburan dengan positif dan menyenangkan sehingga tidak terbuang sia-sia.

Sejak berdirinya Madrasah Diniyah ini pada tanggal 24, Desember 2015 tercatat ada 430 orang siswa yang ikut belajar, perempuan berjumlah 283 dan laki-laki berjumlah 147 mereka adalah gabungan dari siswa yang bersekolah di SD maupun MI. Sedangkan Guru tercatat berjumlah 30 orang, laki-laki berjumlah 14 dan perempuan berjumlah 16 orang.

Ustaz Hirjan Selaku ketua dari yayasan darul qur'an mengatakan bahwa di madrasah Diniyah ini tidak hanya mempelajari tentang tahfizul Qur'an saja tetapi juga mengadakan program tilawah, fikih, bahasa Arab, dan muhadarahnya. Ia menerangkan " Mengenai biaya yang di keluarkan oleh orang tua wali murid selama belajar di madrasah Diniyah Tahfizul Qur'an kami dari pengurus tidak membebankan siswa/siswi karena tujuan kami adalah selama anak-anak kami ingin mengembangkan kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur'an maka itu adalah salah satu niat dan tekad kami ingin membuat generasi-generasi yang Al-Qur'ani"

Adapun kegiatan yang dilakukan dalam pengadaan pesantren kilat ini yaitu mulai dari ‌Bangun pagi jam 4 untuk persiapan sholat subuh berjamaah. setelah itu di lanjutkan dengan kultum yang di pimpin oleh ustaz maupun ustazah kemudian baca Alquran satu jam selanjutnya muraja'ah (simak hafalan). setelah itu olahraga pagi kemudian istirahat untuk makan dan persiapan untuk mandi selanjutnya siswa/siswi melakukan sholat Dhuha setelah selesai sholat Dhuha dilanjutkan dengan pelajaran fikih kemudian bermain game yang bermuara kepada Al-Qur'an kemudian istirahat. Begitu jam 12.00 siswa/siswi sudah bersiap-siap untuk sholat Zuhur berjamaah. selesai sholat berjamaah dilanjutkan dengan qultum yang di dampingi oleh ustaz maupun ustazah. setelah itu baca Al-Qur'an sekitar 1 jam kemudian muraja'ah (simak hafalan) sekitar 30 menit. selanjutnya dari jam 14.00 - 15.00 siswa/siswi di berikan istirahat. Kemudian persiapan sholat asar di masjid. Selanjutnya kembali lagi ke pondok untuk membaca Al-Qur'an dan muraja'ah (simak hafalan) sampai jam 17.15. kemudian istirahat untuk makan sore dan mandi untuk persiapan sholat Maghrib. setelah itu ada qultum lagi sampai isya kemudian menunaikan ibadah sholat isya. dilanjutkan dengan baca Al-Qur'an dan muhadarah (latihan berpidato) serta di selangi dengan muhaddasah (percakapan bahasa Arab).

Syakila salah satu peserta mengaku senang bisa ikut pesantren kilat. "Menyenangkan bisa ikut pesantren kilat ini selain biasa belajar ngaji bareng bisa bertemu teman baru dan dapat pengalaman baru." Ungkapnya

Orang tua wali siswapun sangat menyambut baik kegiatan yang diadakan Madrasah Diniyah Tahfidzul Qur'an, terbukti dengan banyaknya para orang tua ikut mendaftarkan anaknya di Madrasah ini.

  Komentar untuk SENANG IKUT PESANTREN KILAT

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!

Related Posts

Terbaru

Berita Warga
1 jam

HILANGNYA HIKMAH DAN ADAB

𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Cinere, Depok Kota

Terpopuler

  1. Alhamdulillah Telah Hadir Radio Rodja 100.1 FM

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Cileungsi, Bogor Kota  |  20 Feb 2020
  2. Menyatukan Langkah, FKDM se-Kota Yogyakarta Melakukan Rakordasi Perdana 2020

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  21 Feb 2020
  3. Meski tanpa aplikasi,SARIPAH bisa menulis

    Arianto  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  20 Feb 2020
  4. THE COLOURFULL RAJUMAS

    Muhammad Rizal Suryadin  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  23 Feb 2020

Komentar Terbanyak

  1. 5
    Komentar

    THE COLOURFULL RAJUMAS

    Muhammad Rizal Suryadin  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  23 Feb 2020
  2. 4
    Komentar

    Meski tanpa aplikasi,SARIPAH bisa menulis

    Arianto  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  20 Feb 2020
  3. 4
    Komentar

    20 - 02 - 2020

    Muhammad Rizal Suryadin  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  20 Feb 2020
  4. 4
    Komentar

    Merdeka Mengajar Bukan Berarti Semau Gue.

    Zulkarna  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  23 Feb 2020