Seminar Nasional Pendidikan Inklusif Pertama Di NTB

22 February 2020, 23:11 WIB
4 0 324
Gambar untuk Seminar Nasional Pendidikan Inklusif Pertama Di NTB
Mataram, 22 Fabruari 2020 -
Seiring sedang gencar-gencarnya kampanye Sekolah inklusif oleh pemerintah daerah terutama pemerintah kabupaten Lombok Tengah melalui Dinas pendidikan bekerja sama dengan Inovasi dan Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Mataram, berbagai program telah dilaksanakan seperti sosialisasi sekolah inklusif, pelatihan kepala sekolah dan guru kelas bagi guru-guru SD dan seminar-seminar. Bahkan seminar ini merupakan seminar pendidikan inklusif yang baru pertama kali diadakan di NTB berskala Nasional

Seminar Nasional perdana bertajuk Layanan Belajar Siswa Berkebutuhan Khusus dilaksanakan di Dome Universitas Mataram, 22 Februari 2020. Sebelum acara seminar dimulai, diisi dengan hiburan berupa nyanyi dan tari tradisional. Selanjutnya dilanjutkan dengan acara do'a dan berikutnya menyanyikan lagu wajib nasional "Indonesia Raya"

Pada acara inti diawali dengan sambutan ketua panitia seminar Dr. Asrin, M.Pd. Beliau berharap kepada semua yang hadir terutama Unram yang merupakan salah satu ujung tombak untuk mensosialisasi penddkn inklusif. "Seminar ini merupalan gong untuk memulai dan terus mencari bentuk pendidikan inklusif di NTB" imbuhnya. Beliau juga menyitir salah satu ayat tekait dengan anak inklusif yang pada intinya kita tidak boleh mengabaikan anak-anak yang tuna netra dan anak-anak inklusif lainnya.

Setelah sambutan dari ketua panitia, maka dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Beberapa dari pejabat yang hadir diberikan kesempatan untuk memberikan sambutan diantaranya; Bapak wakil rektor UNRAM. Pada sambutannya beliau memberikan apreasiasi kepada dekan FKIP dan panitia atas inisiasinya untuk menyelenggarakan seminar pendidikan inklusif bertaraf nasional dan telah dipersiapkan dengan baik.

Kemudian beliau berharap materi-materi yang dipresentasikan
pada seminar ini dapat dipublikasikan di berbagau media-media publikasi. Selain itu pada kesempatan ini beliau mensosialisasi konsep kampus merdeka belajar dimana salah satu implementasinya adalah ketika KKN sebelumnya hanya dilaksanakan dalam waktu singkat, namun paradigma baru ini waktu KKN harus diperpanjang bila perlu selama satu semester. Sebelum menutup sambutan Bapak wakil rektor membuka seminar secara resmi dengan mengajak para hadirin membaca Al-Basmalah.

Sambutan berikutnya dari salah seorang anggota DPRD Provinsi dari komisi V yang khusus membidangi pendidikan. Beliau banyak menyinggung masalah undang-undang dan perda yang mengatur tentang pendidikan khususnya pendidikan inklusif. Disamping itu beliau menyampaikan beberapa aspirasi dan masukan dari masyarakat, diantaranya masih kurangnya koordinasi antara SKPD sehingga terjadi ketidak singkronan data anak inklusif yang ada diantara SKPD terkait. Dengan demikian beliau berharap kepada instansi terkait untuk terus meningkatkan

Sambutan terakhir adalah dari Wakil gubernur yang diwakili Dinas pendidikan Provinsi NTB Bapak Dr Aidy Furkon, M.Ed. Beliau menyampaikan salam Ibu wakil gubernur, beliau tidak dapat hadir karena ada kegiatan lain yang tidak bisa diringgal. Inti dari sambutan beliau adalah anak-anak inklusif kurang mendapat perhatian selama ini, padahal anak inklusif memiliki potensi yg sama untuk berkontribusi terhadap pembangunan bangsa dan negara. Dengan demikian harapan beliau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk memberikan perhatian yg sama kepada anak inklusif agar bisa berkembang secara optimal sehingga pada giliranya mereka bisa mandiri dan bertahan hidup.

Setelah acara sambutan kemudian dilanjutkan dengan kegiatan inti yakni Pemaparan materi oleh para pemakalah. Kegiatan ini dibagi menjadi dua sesi. Pada sesi pertama diisi oleh pemakalah pertama yaitu dari innovasi dalam hal ini diwakili oleh Pak Jamal, membahas tentang program inovasi pendidikan inkludif. Pemakalah berikutnya adalah Prof. Dr. Siti Masitoh, M.Pd. Beliu mempresentasikan hasil penelitian beliau dengan tema "Pembelajaran Anak Berkebutuhan khusus di Sekolah Inklusif" pemakalah berikutnya yaitu
dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi NTB Bapak Aidil Furqon, beliu memaparkan meteri dengan tema "Kebijakan Pemerintah Provinsi Terhadap Pendidikan Inklusif "
Dan pemakalah terakhir adalah Ibu Dr. Sita T. Bemmelen, seorang konsultan pendidikan inklusif. Beliau memaparkan materi dengan tema "Kebijakan kemenag untuk meningkatkan layanan pendidikan inklusif".

Setelah beberapa menit istirahat maka dilanjutkan dengan sesi ke-2. Para pemakalah pada sesi ini adalah Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lombok Tengah Bapak H. Sumum, S.Pd., SH., M.Pd dengan tema " Strategi Pengembabgan Pendidikan Inklusi Di Kabupaten Lombok Tengah" dan pemakalah terakhir adalah Pembantu Rektor 1 Bapak . Prof Wahab Jupri (Dekan FKIP UNRAM) dengan tema " Prinsip, Landasan Dan Strategi Integrasi Pendidikan Inklusif Dalam Kurikulum LPTK"

Inti dari paparan yang disampaikan para pemakalah adalah pemaparan kondisi riil dan masalah yang yang dihadapi dalam pendidikan inklusif, kemudian bagaimana upaya pemerintah dalam mengintervensi pendidikan inklusif melalui program strategis dalam rangka menyelesaikan masalah lokal dengan solusi lokal. Kesimpulannya adalah pendidikan inklusif merupakan tanggung jawab bersama jadi semua komponen harus bekerjasama untuk mengembangkan pendidikan inklusif.

  Komentar untuk Seminar Nasional Pendidikan Inklusif Pertama Di NTB

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. GASA Kembali Berbagi Sayuran "Warga Bantu Warga" di Lima Kampung se-Kel. Wirogunan

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  18 May 2020
  2. Jelang Idul Fitri Semua Pusat Perbelanjaan Ditutup

    Zulkarna  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  21 May 2020

Komentar Terbanyak

  1. 4
    Komentar

    Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H

    Lalu Iskandar  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  23 May 2020
  2. 3
    Komentar

    Hargailah Para Pejuang Melawan Covid-19

    Zulkarna  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  23 May 2020
  3. 3
    Komentar

    Jelang Idul Fitri Semua Pusat Perbelanjaan Ditutup

    Zulkarna  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  21 May 2020
  4. 2
    Komentar

    CORONA TIDAK MENJADI PENGHALANG RUTINITAS

    WAHYU NAN HANDA  di  Praya, Lombok Tengah  |  20 May 2020