Selamatkan nelayan dan laut kami, sejumlah nelayan, mahasiswa dan pemuda Tolak Raperda RZWP3K

67386 medium post 71732 1494ef97 cd8a 4843 850c 3936f0acf574 2019 07 20t23 30 42.321 07 00
Tirtayasa (20/07/19). Sebagian besar masyarakat Indonesia menganggap laut atau pantai adalah tempat untuk berwisata, namun berbeda dengan hal nya masyarakat lontar tirtayasa menganggap laut adalah sebuah harapan untuk menyambung hidup sehari-hari, selain tempat untuk bermain anak-anak, laut juga sebagai mata pencaharian bagi sebagian besar masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan, minim nya pendidikan menjadi alasan betapa sulit nya untuk mencari pekerjaan, sehingga masyarakat dan pemuda berkomitmen untuk terus menjaga kelestarian laut agar tidak terkontaminasi oleh hal-hal yang tidak diinginkan masyarakat seperti hal nya penambangan pasir dan sebagainya.
Ketua Forum Pemuda Desa yang akrap di panggil (Muhit) menyampaikan"Jika Aktivitas Penambangan pasir laut di kabupaten serang kembali di izinkan oleh Pemerintah Provinsi Banten, maka kerusakan lingkungan dan ekosistem laut akan semakin rusak, bukan hanya itu dampak sosial juga tidak bisa di hindarkan akibat keadilan yang tidak berpihak kepada masyarakat".
Kegelisahan lain pun di ungkapkan oleh Fahruri (Ketua Serikat Nelayan Lontar) dirinya menuturkan" Harusnya kita semua belajar dari dampak penambangan pasir sebelumnya, dulu kami para nelayan di buat sengsara akibat tempat mencari ikanya di ganggu oleh aktivitas penambangan pasir laut, dan jika penambangan pasir laut itu di izinksn kembali, berarti Gubernur Banten tidak belajar dari kisah kelam itu.
Oleh karena itu kami atas nama nelayan dan masyarakat menolak tegas rencana peraturan Daerah (RAPERDA), Rencana zonasi wilayah Pesisir dan pulau-pulau kecil (RZWP3K) Provinsi Banten.
Imron nawawi ketua umum GERAKAN MAHASISWA SERANG UTARA (GAMSUT) juga mengatakan "Kami akan selalu bersama dan mendukung segala bentuk perlawanan-perlawanan oleh nelayan untuk mempertahankan hak hak hidupnya.
Oleh karna itu kita menolak segala macam bentuk kedzoliman-kedzoliman yg dilakukan pemerintah yang mengatas namakan pembangunan, sehingga mengakibatkan rusaknya ekosistem laut dan lingkungan di sekitaran zona pesisir dan Pulau-pulau kecil,
Kami berharap ini menjadi sebuah kajian pemerintah agar supaya lebih mengedepankan kepentingan masyarakat dibanding pemodal yang merusak laut kita".
Selamatkan nelayan, selamatkan laut kami. #atmaGo_Banten
Sudah dilihat 42 kali

Komentar