Selamat Datang Bulan Maulid

8 November 2018, 19:44 WIB
3 0 98
Gambar untuk Selamat Datang Bulan Maulid
Karena agama itu berkesinambungan, maka corak pengaplikasiannya dalam bingkai budaya tidak bersifat tetap, alias berubah.

Dulu, waktu kecil, saya mengenal Maulid itu hanya serangkaian membaca Al-Barzanji sampai khatam atau sampai pada bab tertentu dengan cara bergantian, kemudian doa, lalu dapat takir (sumpil) dan pulang.

Agama membentuk peradaban Mayor, sedangkan adat membentuk peradaban Minor Maka dari itu, adat dalam satu Daerah tidak dapat membentuk secara utuh sebuah peradaban seluas nilai nilai Agama yang menyebar ke seluruh penjuru Dunia. Tetapi sebaliknya, Agamalah yang membajukan adat disetiap daerah dengan nilai nilainya.

Maka, Maulid yang dulu dilaksanakan dengan sangat sederhana, bisa kapan saja berubah bentuk mengikuti segala sisi kemajuan dan kemunduran Manusianaya, baik teknologinya, sarananya, prasarananya, dan trendnya.

Nah, sampean akan menemui beberapa bentuk Maulid dizaman sekarang dengan serangkaian acara yang menambah Substansi PERINGATAN itu sendiri, semisal santunan yatim piatu, bantuan korban banjir, gladi bersih desa atau kampung, parade budaya, pengobatan gratis, berbagai lomba ketangkasan dan ketrampilan dll.

Untuk mereka yang tidak setuju atau tidak suka Maulid dengan segala contoh bentuknya diatas, ya tidak usah usil, yang penting Shalawatnya aja di perbanyak, mari kita bersaing dan berlomba mendapat balasan Cinta Rasul SAW dengan Damai dan sportif.

  Komentar untuk Selamat Datang Bulan Maulid

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!