Sekolah Alam Awan Hijau Kamalise

65507 medium post 70260 9d5196f4 3ad6 4aa6 8296 1d1152b2138e 2019 07 04t22 42 28.115 08 00 65508 medium post 70260 5a2dee6d 1fe8 4473 b8b4 23019151bc82 2019 07 04t22 42 29.142 08 00 65509 medium post 70260 d58719ff 164e 4a39 bf06 07e90dc32ad3 2019 07 04t22 42 29.564 08 00 65510 medium post 70260 68d3a9e7 e084 47ed 8c17 6473c154664f 2019 07 04t22 42 30.050 08 00 65511 medium post 70260 58ecc3a8 48ac 43d0 966f 9d5e4b9e48db 2019 07 04t22 42 30.382 08 00
Sekolah Alam Awan Hijau Kamalise, kabupaten Sigi adalah sebuah konsep pendidikan yang berbasis keadilan sosial dan keberlangsungan hidup yang bersih dan sehat, digagas dan didedikasikan untuk membantu mengembangkan, memberdayakan serta memperkuat sumberdaya insani masyarakat akar rumput diwilayah kota Palu, kabupaten Sigi dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.

Sekolah Alam Awan Hijau Kamalise pertama kali diresmikan pembangunannya oleh Bupati Sigi, Bapak Moh. Irwan Lapatta pada tanggal 1 April 2018, dan seiring waktu berjalan sedang dirintis beberapa infrastruktur untuk menunjang operasionalnya.

Kearifan lokal dan konsep lingkungan hidup menjadi daya tarik tersendiri, karena selain berlokasi didataran tinggi yang dikelilingi pepohonan serta alam yang masih asri, sekolah alam awan hijau membangun fasilitas diantaranya saung, sawah mini, kolam bermain, hutan tebing, dan flying fox.

Sekolah Alam Awan Hijau Kamalise yang terletak di Desa Saenggune, Kec. Kinovaro, Kab. Sigi ini banyak digagas aktifis lingkungan melalui wadah Yayasan Awan Hijau Kamalise yang dipimpin M. Ridha Saleh, mantan Komisoner KOMNAS HAM RI dan saat ini sebagai Direktur Rumah Mediasi Indonesia. Karena itu nuansa alam begitu kental terasa saat pengunjung memasuki lokasi.

Untuk saat ini, program khusus yang ditawarkan berupa program pendidikan sekolah alam dikhususkan anak usia dini ( umur 4 - 6 tahun) atau pra sekolah (TK). Tujuan program ini memang untuk menanamkan nilai dasar etik lingkungan hidup dan fitrah religius, menumbuh kembangkan karakter positif, leadership anak, serta potensi bakat anak sejak dini.
Sudah dilihat 206 kali

Komentar