SEKILAS TENTANG TERONG

28144 medium post 37288 779b680d c205 453d bb57 87a3df2f9911 2018 07 14t12 44 02.172 07 00 28145 medium post 37288 6fe02138 ce9f 49ef 804f 551791aa18f2 2018 07 14t12 44 02.748 07 00
Siapa yang tidak kenal terong? Terong merupakan salah satu jenis sayuran buah kerabat dekat dengan kentang dan leunca (cepokak). Terong (Solanum melongena) konon berasal dari Sri Lanka dan India. Terong banyak dibudidayakan di berbagai wilayah di Indonesia. Terong merupakan sayuran yang mampu berproduksi hingga 2 tahun dan memiliki produktifitas yang cukup tinggi. Karena itu terong menjadi salah satu jenis sayuran dengan prospek yang menjanjikan.

Harga terong yang relatif stabil, bisa menjadi pertimbangan untuk membudidayakan secara luas. Banyak sekali jenis terong yang ada di Indonesia, seperti terong manggis, terong lalap, terong hijau, terong pondoh, terong ungu dan lain-lain.

Terong bisa tumbuh dimana saja, baik dataran rendah, menengah atau dataran tinggi. Terong dapat berproduksi maksimal pada suhu 22 – 30 derajat celcius dengan pH 6,5 – 7.

Untuk bercocok tanam terong, bagaimana caranya? Ini dia sekilas caranya :

Persiapan Lahan Budidaya Terong

Lahan dibersihkan dari gulma dan rumput liar, kemudian dibajak agar gembur. Buatlah bedengan dengan lebar 90 atau 100 cm, tinggi 20 – 25 cm dengan panjang sesuai dengan kondisi lahan. Setelah pembuatan bedengan selesai, taburkan pupuk dolomit 1 -2 ton / Ha jika pH dibawah 6,5. Setelah kurang lebih 10 hari, taburkan pupuk kandang atau pupuk kompos secara merata pada bedengan. Bisa juga ditambahkan dengan pupuk kimia, NPK atau campuran antara TSP, KCL dan ZA dengan perbandingan 2 :1 : 1 dengan dosis 0,5 ons/pohon. Pada dasarnya, pemberian pupuk dasar pada beberapa jenis tanaman sama. Misalnya tanaman cabe, tomat dan terong.

Setelah selesai pemberian pupuk dasar, kemudian dilakukan pemasangan mulsa plastik. Buat lubang tanam dengan jarak 70 x 60 cm atau 80 x 90 cm. Untuk budidaya pada musim kemarau gunakan jarak tanam 70 x 60 dan pada musim hujan buat jarak tanam 80 x 60 cm.

Persiapan Bibit dan Cara Semai Benih Terung

Siapkan media semai terlebih dahulu. Menyemai bisa dilakukan dengan manaburkan benih langsung pada bedengan semai yang sudah disiapkan. Bisa juga disemai dengan polybag. Benih direndam terlebih dahulu menggunakan air hangat kuku selama kurang lebih 5 – 6 jam. Kemudian tiriskan, setelah itu benih disemai. Cara menyemai benih terong sama dengan cara menyemai benih cabe, begitu juga dengan benih tomat.

Cara Menanam Bibit Terung

Bibit terong bisa ditanam setelah berusia 25 -30 HSS (Hari Setelah Semai). Penanaman dilakukan pada sore hari. Pilihlah bibit yang bagus dan sehat, dengan ciri-ciri memiliki vigor yang kuat dan daun berwarna hijau segar. Buka plastik polybag kemudian tanam bibit pada lubang yang sudah disiapkan, satu lubang satu bibit. Setelah selesai penanaman, segera disiram dengan air secukupnya agar tanaman tidak layu keesokan harinya.

Demikian sekilas bahasan tentang terong, semoga bermanfaat.
Sudah dilihat 117 kali

Komentar