SEKILAS SEJARAH TOLEAT ALAT MUSIK ASLI SUBANG

31468 medium post 40270 704a805e 50ae 41df 8792 f35c42906f18 2018 08 29t09 01 36.243 07 00 31470 medium post 40270 ef033232 6eb9 427e ae2e 322b37de6b7f 2018 08 29t09 01 37.240 07 00 31469 medium post 40270 335bb2fd b3d1 4aa5 804c 146d25c23cd9 2018 08 29t09 01 36.829 07 00
Toleat merupakan alat musik tiup mirip suling yang terbuat dari awi tamiang. Namun, tesktur bambu dan suaranya berbeda dengan suling. Suara toleat berbeda dengan suling. Suling menghasilkan suara yang ngagelik (nyaring), sedangkan toleat agak berat dan suaranya mirip suara terompet atau saksofon. Seni dan alat tiup toleat adalah seni kaulinan budak angon yang menggembala kambing atau kerbau di sawah di daerah pantai utara (pantura).
Toleat awalnya dibuat dari batang jerami kering yang dibuat menjadi alat tiup. Akan
tetapi suara yang keluar dari batang jerami kering tidak keras. Meskipun demikian, para penggembala menikmati hasil ciptaannya.
Adalah Suparman --akrab dipanggil Mang Parman-- pada dekade '80-an mencoba berinovasi menciptakan toleat dari batang bambu yang biasa dibuat sumpit.
Setelah beberapa kali dicoba, ternyata toleat dari awi (bambu) tamiang ini cocok dan mengeluarkan suara yang diinginkan. Bahkan, bunyinya bernada laras salendro dan laras madenda. Apalagi setelah diberi lubang ada, toleat bisa dikolaborasikan dengan alat musik modern.
Sudah dilihat 35 kali

Komentar