Sejenak Lupakan Masalah, Mari Berwisata

28 July 2019, 10:33 WIB
5 0 138
Gambar untuk Sejenak Lupakan Masalah, Mari Berwisata
Wisata Kampoeng Nelayan Palu, belumlah habis. walaupun diguncang musibah Tsunami dan Gempa habis-habisan di Tahun 2018, wisata ini nyatanya tidak sepi pengunjung.

Sejenak jika diamati, serasa tidak ada kekuatiran bencana padahal gempa dengan skala yang kecil masih terus terjadi, namun, keinginan untuk sekedar berwisata yang dekat, murah, dan nyaman lebih memungkinkan dijalani ketimbang memikirkan sesuatu yang telah lalu.

Jika dilihat, masih banyak puing bangunan yang nampak hancur dan sisa tumpukan pondasi pembatas yang tidak kokoh lagi sehingga lokasi ini pada dasarnya belumlah ideal untuk dikunjungi, namun demikian, dengan jumlah pengunjung yang Terus bertambah setidaknya menjadi perhatian serius pemerintah mempercepat perbaikan sarana wisata.

  Komentar untuk Sejenak Lupakan Masalah, Mari Berwisata

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!

Related Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Alhamdulillah Telah Hadir Radio Rodja 100.1 FM

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Cileungsi, Bogor Kota  |  20 Feb 2020
  2. Menyatukan Langkah, FKDM se-Kota Yogyakarta Melakukan Rakordasi Perdana 2020

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  21 Feb 2020
  3. Meski tanpa aplikasi,SARIPAH bisa menulis

    Arianto  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  20 Feb 2020
  4. Merdeka Mengajar Bukan Berarti Semau Gue.

    Zulkarna  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  23 Feb 2020

Komentar Terbanyak

  1. 11
    Komentar

    Merdeka Mengajar Bukan Berarti Semau Gue.

    Zulkarna  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  23 Feb 2020
  2. 5
    Komentar

    THE COLOURFULL RAJUMAS

    Muhammad Rizal Suryadin  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  23 Feb 2020
  3. 4
    Komentar

    BIMTEK PRODUKSI WIRAUSAHA BARU ( WUB)

    Muhammad Rizal Suryadin  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  26 Feb 2020
  4. 4
    Komentar

    Meski tanpa aplikasi,SARIPAH bisa menulis

    Arianto  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  20 Feb 2020