Sebelumnya, Boeing 737 Max8 Ada masalah instrumen.

37655 medium img 20181029 wa0022
Jatuhnya pesawat Lion Air yang digadang-gadang pesawat belum lama dipakai untuk penerbangan menimbulkan banyak polemik, apalagi mengetahui jika jam terbang pilot dan kop pilot yang sudah capai angka ribuan. Melansir dari info yang di berikan BBC, Sebelum jatuh di perairan sebelah utara Karawang, Jawa Barat, pada Senin (29/10), pesawat Lion Air mengalami masalah instrumen pada penerbangan Minggu (28/10) malam, hal tersebut tercantum dalam catatan teknis penerbangan yang diperoleh dari BBC.
Sebelum lakukan penerbangang dengan rute jakarta pangkal pinang, pesawat ini malamnya lakukan penerbangan rute Denpasar-Jakarta, pesawat Boeing 737 Max8 itu menggunakan kode penerbangan JT43 dipakai untuk lakoni penerbangan itu, namun untuk jakarta pangkal pinang pesawat itu pakai kode penerbangan JT610. Selanjutnya didapat Catatan teknis pesawat nomor penerbangan JT-43 rute Denpasar-Cengkareng menyebutkan didapat data saat mengudara kecepatan pesawat tidak dapat diandalkan, bahkan juga diketemukan data tinggi pada instrumen kopilot dan pilot berbeda.
"Teridentifikasi instumen CAPT (kapten) tidak dapat diandalkan dan kendali diserahkan ke FO (first officer/kopilot). Kecepatan udara NNC tidak dapat diandalkan dan ALT tidak cocok," sebut catatan penerbangan JT-43.tulis BBC.
Namun kendati demikian kru pesawat putuskan untuk tetap lanjutkan penerbangan dan mendarat dengan aman di Cengkareng.
Sumber:
https://www.google.co.id/amp/s/www.bbc.com/indonesia/amp/indonesia-46014750
Sudah dilihat 51 kali

Komentar