Sebanyak 610 warga Kota Bekasi kena DBD

64024 medium post 68929 fe74bba4 88e6 4364 bdd3 e96072a6e98a 2019 06 18t05 38 42.428 08 00
kasus Demam Berdarah Dengu sepanjang tahun 2019 alami peningkatan. Dari Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Kota Bekasi mencata sebanyak 610 kasus DBD terjadi di Kota Bekasi. data yang diperoleh, Kebiasaan buruk masyarakat dan cuaca kemarau oanjang diduga kuat jadi biang keladi kasus ini.
“Saat ini memang belum ada kejadian luar biasa yang dilaporkan,” ungkap Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Dezi Syukrawati, Senin (17/6). Rincian kasus DBD tahun 2019 yakni Januari 2019 tercatat sebanyak 75 kasus, Februari hingga akhir Maret sebanyak 253 kasus, April 152 kasus, dan Mei sebanyak 130 kasus.
Dezi katakan, pihaknya sudah meminta kepada pihak rumah sakit swasta melaporkan secara aktif.
“Kami juga berusaha komunikasi ke semua rumah sakit swasta agar kasus DBD ini bisa terlaporkan 1X24 jam. Sehingga kita bisa melakukan pencegahan, pemetaan wilayah agar bisa melakukan penanganan di lapangan atau pemukiman warga itu,” jelas dia.
Guna tekan angka kasus DBD, beliau berharap, warga bisa menjaga lingkungan tempat tinggal. Juga lakukan kerja bakti pemberantasan sarang nyamuk (PSN).
“Kami minta masyarakat agar waspada di rumah masing-masing dan menggalakkan gerakan PSN. Kita sudah berikan surat edaran Kelurahan dan Kecamatan agar rutin melakukan kerja bakti bersihkan lingkungan. Termasuk para kader jumantik ini,” jelas dia.
Diketahu sebelumnya dari data kasus penyakit DBD di Kota Bekasi jumlahnya fluktuatif. Tahun 2017, penderita DBD mencapai 699 kasus dan tahun 2018 mencapai 629 kasus.

Selengkapnya: Media Indonesia (Ratusan Kasus DBD Terjadi di Kota Bekasi)

Sudah dilihat 20 kali

Komentar