Satpol PP Menyegel Pembangunan Pagar Pembatas yang Tak Berizin

25564 medium pagar bergas mei 2018
UNGARAN -- Pembangunan pagar pembatas pada sebidang tanah di RT 09 RW VII Lingkungan Kramat Sari, Bergas Kidul dihentikan Satpol PP karena belum mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB). Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Semarang, Tajudinor mengatakan, penghentian sementara seluruh aktivitas di lokasi dilakukan dengan memasang pita pembatas bertuliskan “Garis Pembatas Belum Berizin” supaya semuanya jelas.

“Dia tidak punya izin, dan ini di jalan nasional itu tidak perlu terjadi. Apalagi ini berpotensi mengganggu ketentraman dan ketertiban, karena di sekitar lokasi ada pemangku kepentingan yang masing-masing punya kepentingan,” kata Tajudinor, Selasa (8/5).

Pihaknya yakin, tanah yang sebagian telah dibangun pagar pembatas beton tersebut bukan kawasan berikat. Satpol PP juga menduga status kepemilikannya belum jelas.

“Kalau kawasan berikat, jelas sudah ditetapkan komunal untuk didirikan industri. Izinnya komunal, simultan tidak parsial. Jadi semisal di dalamnya ada sepuluh pabrik itu izinnya satu, ada yang mengkoordinasi dan di bawah pengawasan khusus dari bea cukai,” tegasnya.

Pembacaan berita acara kemarin, disaksikan serta ditandatangani oleh Kades Bergas Kidul Saiful Hadi yang dalam hal ini juga sebagai pemborong pekerjaan pagar pembatas. Ketika dimintai keterangan, Safiul Hadi mengakui jika memang belum mengantongi izin.

“Saya sudah konsultasi dengan pihak di atas saya (kecamatan-Red), katanya tidak perlu IMB maka tetap saya lanjutkan,” ujarnya.

Sumber : Suaramerdeka.com
Sudah dilihat 41 kali

Komentar