Satgana PMI masih bertahan di areal terdampak letusan Gunung Tangkuban Parahu

68090 medium post 72332 9c7730ee e85c 4237 b7da e7f16318279b 2019 07 28t11 00 17.127 07 00 68091 medium post 72332 145fe410 33fe 4fb8 9f70 0aa09d248e47 2019 07 28t11 00 17.503 07 00
Relawan dan staf Palang Merah Indonesia (PMI) hingga Sabtu masih bertahan di areal terdampak letusan Gunung Tangkuban Parahu, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, untuk bersiaga bersama petugas keamanan lainnya, seperti TNI, Polri, BPBD.

"Kami mengerahkan dua unit ambulans dari PMI Provinsi Jabar dan PMI Kabupaten Bandung Barat serta berkoordinasi dengan pihak kepolisian yang sudah mendirikan posko bencana di kawasan Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Perahu," kata Staf Markas PMI Provinsi Jawa barat Sofian melalui sambungan telepon dari Bandung, Sabtu.

Meski kondisi sudah berangsur normal pihaknya tetap bersiaga dan terus memantau perkembangan di wilayah kawasan taman wisata alam tersebut yang bergabung dengan petugas lainnya.

Tidak hanya itu, personelnya bersama petugas gabungan juga memberikan pengawalan medis serta menyiagakan ambulans untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, seperti adanya warga atau korban yang terluka maupun mengalami gangguan kesehatan.

Selain itu, pihak kepolisian menyiagakan posko bencana di gerbang Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Parahu. Petugas kepolisian dan petugas siaga bencana juga masih berpatroli di sekitar posko bencana.

Posko bencana ini didirikan setelah terjadinya erupsi pada Jumat, (26/7), namun hingga saat ini belum ada laporan adanya korban jiwa akibat bencana semburan abu vulkanik yang dikeluarkan dari dalam Gunung Tangkuban Parahu.

Disadur dari Atep Maulana, PMI Sukabumi

Sudah dilihat 26 kali

Komentar