Satgana PMI masih bertahan di areal terdampak letusan Gunung Tangkuban Parahu

28 July 2019, 11:00 WIB
5 0 294
Gambar untuk Satgana PMI masih bertahan di areal terdampak letusan Gunung Tangkuban Parahu
Relawan dan staf Palang Merah Indonesia (PMI) hingga Sabtu masih bertahan di areal terdampak letusan Gunung Tangkuban Parahu, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, untuk bersiaga bersama petugas keamanan lainnya, seperti TNI, Polri, BPBD.

"Kami mengerahkan dua unit ambulans dari PMI Provinsi Jabar dan PMI Kabupaten Bandung Barat serta berkoordinasi dengan pihak kepolisian yang sudah mendirikan posko bencana di kawasan Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Perahu," kata Staf Markas PMI Provinsi Jawa barat Sofian melalui sambungan telepon dari Bandung, Sabtu.

Meski kondisi sudah berangsur normal pihaknya tetap bersiaga dan terus memantau perkembangan di wilayah kawasan taman wisata alam tersebut yang bergabung dengan petugas lainnya.

Tidak hanya itu, personelnya bersama petugas gabungan juga memberikan pengawalan medis serta menyiagakan ambulans untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, seperti adanya warga atau korban yang terluka maupun mengalami gangguan kesehatan.

Selain itu, pihak kepolisian menyiagakan posko bencana di gerbang Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Parahu. Petugas kepolisian dan petugas siaga bencana juga masih berpatroli di sekitar posko bencana.

Posko bencana ini didirikan setelah terjadinya erupsi pada Jumat, (26/7), namun hingga saat ini belum ada laporan adanya korban jiwa akibat bencana semburan abu vulkanik yang dikeluarkan dari dalam Gunung Tangkuban Parahu.

Disadur dari Atep Maulana, PMI Sukabumi

  Komentar untuk Satgana PMI masih bertahan di areal terdampak letusan Gunung Tangkuban Parahu

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Ibu Ratna Memberdayakan Ibu-Ibu Dengan Mengolah Kain Limbah Industri Garmen

    Wiwik Uliel  di  Trucuk, Klaten  |  22 Sep 2020
  2. MENGAWAL KEBIJAKAN RESPONSIF JENDER DARI DESA

    Yani Mashudi  di  Manyar, Gresik  |  23 Sep 2020
  3. KOMUNITAS BELAJAR MADANI SOLO (KOMBES) terbentuk!

    Tina Dewi S  di  Surakarta Kota  |  22 Sep 2020

Komentar Terbanyak

  1. 15
    Komentar

    Royongan Komposter

    Narumi Akana  di  Wonosobo  |  23 jam lalu
  2. 4
    Komentar

    Ibu Ratna Memberdayakan Ibu-Ibu Dengan Mengolah Kain Limbah Industri Garmen

    Wiwik Uliel  di  Trucuk, Klaten  |  22 Sep 2020
  3. 3
    Komentar

    FORUM MADANI WONOSOBO

    Bhayu Surya  di  Wonosobo, Wonosobo  |  24 Sep 2020
  4. 2
    Komentar

    Goes Anyer Lagundi 31 Oktober 2020

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Pasar Rebo, Jakarta Timur  |  23 jam lalu