Sampah Menggunung, Warga Pagaden Kritik Pemkab Subang dengan Kerja Bakti

53074 medium img 20190310 164841 696x391
SUBANG – Persoalan membuang sampah sembarangan bukan pada tempatnya menjadi perhatian komunitas UPAS alias Urang Pagaden Asli. Mereka berinisiatif membersihkan gunungan sampah yang berlokasi di dekat Pasar Inpres, perbatasan antara dua desa, Desa Kamarung dan Desa Sukamulya, pada Minggu (10/03/2019).

Kominitas UPAS sekitar duapuluhan orang dibantu para kadus dan didukung pula oleh dua kepala desa dalam membersihkan sampah yang sudah meresahkan.

“Ini inisiatif kami sebagai warga Pagaden bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan tempat tinggal kami agar bersih, nyaman dan indah,” ucap Ketua UPAS, Asep Saepudin.

Komunitas ini merasa bertanggungjawab untuk memulai gerakan sosial yang peduli kebersihan.“Sampah ini semakin lama semakin menumpuk, mejadikan pemandangan tidak elok, berbau busuk. Itu bisa mendatangkan penyakit dan bisa menimbulkan banjir jika hujan deras,” katanya.

“Kami mengajak semua orang terutama masyarakat sekitar Pagaden agar tidak membuang sampah sembarangan. Mulai dari diri kita sendiri, baik juga mencontohkan ke anak anak kita, supaya terbiasa hidup bersih dan teratur,” imbuhnya.

UPAS juga meminta kepada pemerintah terutama dinas terkait agar merancang strategi program penanganan sampah ini secara rapi. Menyediakan tempat pembuangan akhir yang dekat dan memadai serta menyediakan armada yang lebih banyak agar sampah tidak terlantar di sana sini.

“Mulai dari Pemerintah desa, sampai Bupati Subang. Kami minta ada penanganan serius soal sampah. Sebelum semua dibersihkan, kami akan pagari dulu area ini agar tidak ada yang buang sampah di sini lagi,” tandas Asep Saepudin.

Di saat yang sama, Kepala Desa Kamarung Agus Warsito mengaku siap mendukung kegiatan komunitas UPAS ini.

“Saya ucapkan terimakasih banyak kepada kelompok UPAS. Alhamdulillah, kami pemerintah desa bangga dan siap merespon apa yang dibutuhkan.
Saya perintahkan kadus semua untuk warga agar terlibat. Di sini ada koramil juga,” tambahnya.

“Kami mohon agar siapapun warga Pagaden atau bukan, tidak buang sampah swmbarangan. Mari jaga kebersihan bersama. Kami sampai malu dapat sorotan dari mana mana termasuk teguran dari pihak sekolah dasar dekat sini karena baunya sudah mengganggu aktifitas sekolah,” katanya.

Kades Agus sendiri telah minta muspika untik bantu angkutan kendaraan sampah agar ditembuskan ke Dinas Lingkungan Hidup.

porosjabar.com : Ahmad Ripai
Sudah dilihat 17 kali

Komentar