Safari Taraweh Desa Kebonharjo Periode Ke 2 di Masjid Nurul Huda

60967 medium post 66551 dcf8e56e dace 44ca b378 f6c1d558c728 2019 05 12t05 40 41.593 07 00 60968 medium post 66551 5079fe8a 7a69 40e8 bd85 a17c60676717 2019 05 12t05 40 42.154 07 00 60970 medium post 66551 bf56ee53 785e 4637 b921 b6c9727afe3c 2019 05 12t05 40 42.909 07 00 60969 medium post 66551 b1174ef4 409b 4e63 8f34 954402b87c4a 2019 05 12t05 40 42.540 07 00
Masjid Al Huda Rt. 04 di Dusun Jarakan Desa Kebonharjo, Kecamatan Samigaluh Kabupaten Kulon Progo menjadi tujuan periode ke 2 Safari Taraweh Pemerintah Desa Kebonharjo. Adalah kegiatan yang telah berjalan puluhan tahun, di inisiasi oleh salah satu tokoh agama yang merupakan mantan kasie kesejahteraan masyarakat Bapak Sudi Winarno. Dengan silaturohmi ke Masjid dimana warga menjalakan Ibadah Teraweh akan memberikan dukungan moral dalam melaksanakan peribadatan di bulan yang mulia ini, selain mensosialisasikan capaian pembangunan yang telah dan akan dilakukan oleh pemerintah desa. Dengan kegiatan ini juga memberikan kedekatan antara Kepala Desa, pamong desa dan masyarakat.
Supriyanto, Dukuh Jarakan safari Taraweh juga akan memberikan motivasi untuk jamaah dalam menjalan ibadah puasa, memberikan pemahaman tentang yang menjadi kewjiban dan larangan agama seperti diungkapkan dalam sambutan pembukaannya.

Dalam ceramah oleh Penyuluh Agama Honorer (PAH) dari Kementrian Agama Siti Tadkiroh, puasa akan meneguhkan iman, menjadikan umat menjadi istiqomah dan tidak miyar miyur (selalu konsisten-red).
Iman adalah sebuah wujud dari keyakinan yang tidak hanya didalam hati, diucapkan secara lisan akan tetapi juga dilaksanakan dalam tindakan yang didasari karena Allah, bukan karena ingin mendapatkan sanjungan. Selain itu perlu
Mensyukuri nikmat yang telah diberikan kepada Allah, agar diberi tambahan kenikmatan dengan menghindari sikap menggerutu dalam kehidupan.

Dalam sesi ramah tamah Ngadirin Suwigyo salah satu tokoh masyarakat menyampaikan terima kasih atas pemberian jaket dari pemerintah desa, jaket adalah kepanjangan dar kata jalan dan bangket yang disambut tertawa oleh warga. Perlu diketahui bahwa dana desa pada tahun 2017 mengalokasikan pembiayaan untuk bangunan bangket (talud) untuk melindungi bangunan masjid dari ancaman longsor dan jalan rabat beton dari jalan utama menuju permukiman yang berada di sekitar masjid pada tahun 2018.
Acara ditutup jam 21.00 dengan harapan kegiatan tidak menggangu kegiatan romadhon para jamah. Acara ini dihadiri oleh Kepala Desa, kaur dan kasie, staf desa, tokoh agama, Babinsa Kebonharjo, Dukuh Jarakan, Ketua BPD dan warga jamaah Masjid Alhuda.
Safari taraweh akan dilanjutkan pada hari Senin tanggal 13 Mei 2019 di Masjid Al Mustajab di RT. 03 Dusun Gowok bersamaan dengan Tim Safari Kecamatan Samigalauh yang dipimpin oleh Camat Samigaluh.
Sudah dilihat 63 kali

Komentar