Rusunawa Terima Warga Terdampak Puting Beliung Tanpa Pungutan Biaya

42676 medium img 20181210 wa0014
Oleh Husnul Khatimah

TANAH SAREAL, AYOBOGOR.COM--Sebanyak dua unit Rumah Susun Sewa (Rusunawa) siap menampung korban bencana angin puting beliung Kota Bogor yang terjadi beberapa waktu lalu secara gratis atau tanpa dipungut biaya.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Rusunawa Kota Bogor Sujianto menuturkan, pada dasarnya pihaknya siap menampung korban bencana untuk mengisi rusunawa sebab sejak awal sudah ditetapkan sebanyak 10% rusun diperuntukan bagi korban bencana.

"Kita siap tampung korban bencana puting beliung dengan persyaratan mereka harus melampirkan surat rekomendasi warga terkena bencana dari pihak kelurahan," ujar Sujianto saat ditemui di kantornya, Senin (10/12/2018).

Saat ini, sambung Sujianto, belum ada warga terdampak bencana yang datang ke rusun untuk menghuni rusun. Namun beberapa kelurahan telah menginfokan bahwa akan ada warga yang datang untuk menghuni.

"Kita sediakan di Menteng Asri 10 unit rusun dalam kondisi kosong. Sementara itu, di Cibuluh ada 20 unit rusun khusus bagi korban bencana atau 10 persen dari jumlah 198 unit rusun Cibuluh," terang Sujianto.

Khusus untuk Cibuluh, menurutnya, jika mendesak bisa disediakan sebanyak 100 lebih rusun untuk menampung warga terdampak bencana dengan catatan mendapatkan persetujuan dari Wali Kota Bogor.

“Kalau di Cibuluh itu masih leluasa, bisa masuk 100-an unit karena kosong. Tapi kalau urgent itu bisa dipakai, tinggal disposisi dari Wali Kota karena berkaitan dengan target pendapatan kami nantinya,” katanya.

Dia menjelaskan, bagi korban bencana akan dibebaskan biaya sewa selama 1 tahun, tetapi untuk pemakaian air dan listrik dibebankan kepada penghuni sesuai dengan tagihan.

Untuk mekanisme jika ada warga korban bencana yang ingin menghuni rusunawa selain surat rekomendasi kelurahan dan kecamatan warga mesti melampirkan KTP, KK, dan Surat Nikah.

Jika ingin menghuni lebih dari setahun warga akan dikenakan biaya sewa. Namun, jika ingin ada keringanan dari Pemkot Bogor sesuai Perwali Nomor 34 tahun 2014 tentang Keringanan dan Pengurangan Sewa bisa mengajukannya ke Wali Kota Bogor.

“Kalau ingin diberikan keringanan biaya harus ada persetujuan dari Wali Kota Bogor karena kami harus melapor kepada Bapenda karena ada target pendapatan,” tuturnya.

Pihaknya juga sudah menyampaikan kepada pihak-pihak terkait di wilayah yang terkena dampak bencana apabila ada warga yang ingin menempati rusunawa bisa langsung datang dan mengurus administrasi.

Editor : Andres Fatubun
Sudah dilihat 38 kali

Komentar