Rusunawa Terima Warga Terdampak Puting Beliung Tanpa Pungutan Biaya

13 December 2018, 19:30 WIB
1 0 91
Gambar untuk Rusunawa Terima Warga Terdampak Puting Beliung Tanpa Pungutan Biaya
Oleh Husnul Khatimah

TANAH SAREAL, AYOBOGOR.COM--Sebanyak dua unit Rumah Susun Sewa (Rusunawa) siap menampung korban bencana angin puting beliung Kota Bogor yang terjadi beberapa waktu lalu secara gratis atau tanpa dipungut biaya.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Rusunawa Kota Bogor Sujianto menuturkan, pada dasarnya pihaknya siap menampung korban bencana untuk mengisi rusunawa sebab sejak awal sudah ditetapkan sebanyak 10% rusun diperuntukan bagi korban bencana.

"Kita siap tampung korban bencana puting beliung dengan persyaratan mereka harus melampirkan surat rekomendasi warga terkena bencana dari pihak kelurahan," ujar Sujianto saat ditemui di kantornya, Senin (10/12/2018).

Saat ini, sambung Sujianto, belum ada warga terdampak bencana yang datang ke rusun untuk menghuni rusun. Namun beberapa kelurahan telah menginfokan bahwa akan ada warga yang datang untuk menghuni.

"Kita sediakan di Menteng Asri 10 unit rusun dalam kondisi kosong. Sementara itu, di Cibuluh ada 20 unit rusun khusus bagi korban bencana atau 10 persen dari jumlah 198 unit rusun Cibuluh," terang Sujianto.

Khusus untuk Cibuluh, menurutnya, jika mendesak bisa disediakan sebanyak 100 lebih rusun untuk menampung warga terdampak bencana dengan catatan mendapatkan persetujuan dari Wali Kota Bogor.

“Kalau di Cibuluh itu masih leluasa, bisa masuk 100-an unit karena kosong. Tapi kalau urgent itu bisa dipakai, tinggal disposisi dari Wali Kota karena berkaitan dengan target pendapatan kami nantinya,” katanya.

Dia menjelaskan, bagi korban bencana akan dibebaskan biaya sewa selama 1 tahun, tetapi untuk pemakaian air dan listrik dibebankan kepada penghuni sesuai dengan tagihan.

Untuk mekanisme jika ada warga korban bencana yang ingin menghuni rusunawa selain surat rekomendasi kelurahan dan kecamatan warga mesti melampirkan KTP, KK, dan Surat Nikah.

Jika ingin menghuni lebih dari setahun warga akan dikenakan biaya sewa. Namun, jika ingin ada keringanan dari Pemkot Bogor sesuai Perwali Nomor 34 tahun 2014 tentang Keringanan dan Pengurangan Sewa bisa mengajukannya ke Wali Kota Bogor.

“Kalau ingin diberikan keringanan biaya harus ada persetujuan dari Wali Kota Bogor karena kami harus melapor kepada Bapenda karena ada target pendapatan,” tuturnya.

Pihaknya juga sudah menyampaikan kepada pihak-pihak terkait di wilayah yang terkena dampak bencana apabila ada warga yang ingin menempati rusunawa bisa langsung datang dan mengurus administrasi.

Editor : Andres Fatubun

  Komentar untuk Rusunawa Terima Warga Terdampak Puting Beliung Tanpa Pungutan Biaya

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!

Related Posts

Terbaru

Berita Warga
3 jam

Resep Bakwan Sayur

𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Dolok Merawan, Serdang Bedagai

Terpopuler

  1. Alhamdulillah Telah Hadir Radio Rodja 100.1 FM

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Cileungsi, Bogor Kota  |  20 Feb 2020
  2. Dari IMPOSIBLE Menjadi I 'M POSSIBLE

    Muhammad Rizal Suryadin  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  17 Feb 2020
  3. Sandang Peringkat 11 Wilayah Rawan Bencana, PMI Banyuwangi Susun Rapat Kerja Kemitraan

    Mbak Ning  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  18 Feb 2020
  4. Menyatukan Langkah, FKDM se-Kota Yogyakarta Melakukan Rakordasi Perdana 2020

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  21 Feb 2020

Komentar Terbanyak

  1. 7
    Komentar

    Dari IMPOSIBLE Menjadi I 'M POSSIBLE

    Muhammad Rizal Suryadin  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  17 Feb 2020
  2. 4
    Komentar

    Meski tanpa aplikasi,SARIPAH bisa menulis

    Arianto  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  20 Feb 2020
  3. 4
    Komentar

    20 - 02 - 2020

    Muhammad Rizal Suryadin  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  20 Feb 2020
  4. 3
    Komentar

    GempaBumi Magnitud 4,9 Guncang Lebak, Terasa Hingga Sukabumi

    Andrian Volunteer  di  Cikole, Sukabumi Kota  |  17 Feb 2020