Ritual Rumekso Ing Wengi Menjadi Pembuka Siraman Culture Festival

40301 medium post 47679 46698bc5 4dc1 43c3 ac0e ce8a06e98a90 2018 11 23t11 32 13.346 07 00
Wonosari, AtmaGo
Dalam rangka melestarikan potensi seni dan budaya, Pemerintah Desa Siraman, Kecamatan Wonosari, didukung oleh pemuda karang taruna Sasana Muda Tama menggelar Siraman Culture Festival. Selama 4 hari, mulai 22 – 25 November 2018, warga bakal disuguhi aneka hiburan di balai desa setempat.
Penasehat Siraman Culture Festival, Tri Mulatsari menuturkan, agenda tersebut sudah dilaksanakan selama beberapa kali. Diprediksi acara kali ini akan berlangsung lebih meriah ketimbang tahun sebelumnya.
Acara dibuka Kamis malam ini dengan Ritual Rumekso Ing Wengi oleh bregodo Puspowilogo, disusul karawitan, tari-tari dan fashion show,” ungkap Tri Mulatsari, Kamis (22/11/2018).
Selain itu, panitia juga menggelar berbagai lomba seperti toklik, dolanan anak, sesorah, dan menulis aksara Jawa. Pada hari Minggu, panitia juga mengadakan kegiatan senam massal dan bakti sungai.
"Acara yang totalnya menyedot biaya mencapai Rp 35 juta itu akan ditutup dengan teater kolosal yang diperankan oleh pemuda karang taruna tingkat Desa Siraman" Imbuh Heri Santosa Selaku Ketua Panitia.
Tari kolosal mengusung tema crah agawe bubrah, rukun agawe santoso. (*)
Sudah dilihat 27 kali

Komentar