Ribuan ikan mati di Curug Parigi Bekasi

32881 medium screenshot 20180914 093836
Curug Parigi, Pangkalan Lima Kecamatan Bantargebang Bekasi jadi tempat Ikan sapu-sapu mati, diperkirakan jumlahnya capai ribuan Rabu (12/9). Hal itu diketahui oleh Ketua Komunitas Peduli Sungai Cileungsi – Cikeas (KP2C) Kota Bekasi, Puarman.
Iya mengatakan jumlah itu lebih banyak dari yang diketemukan sebelumnya.
“Itu luar biasa, mungkin ribuan yang mati itu. Jadi saya melihat sungai ini kan sudah sekitar tiga bulan terakhir, tapi jumlah paling banyak yang saya lihat yang di Cikiwul tadi, pangkalan lima, yang masuk Bekasi, baik yang di air atau bebatuan yang mengering,” katanya.
Iya juga menambahkan jika banyaknya ikan mati menunjukan bahwa kali Bekasi sangat tercemar limbah.
“Artinya pencemaran sudah sangat luar biasa, artinya ikan sapu-sapu itu ikan yang harusnya paling tahan pada air kotor tapi itu saja bisa mati, kan bisa dibayangkan,” ujarnya.
Kasus pencemaran kali Bekasi yang belum menemukan kejelasannya harus diambil alih oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dengan harapan agar cepat teratasi. “Harus Pemprov yang menangani,” ujarnya.
Mendapati kabar ikan mati di Curug Parigi salah satu destinasi wisata yang ada di Kota Bekasi dibenarkan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Jumhana Luthfi. Ia menjelaskan, pencemaran disebabkan karena limbah.
“Dari Kali Cileungsi arah Bogor. Kami sudah kordinasi dengan Bogor. Penanganannya oleh Pemkab Bogor,” tuturnya.
Jumhana juga mengatakan jika sudah menindak tegas 1 dari 18 perusahaan yang mencemari kali Bekasi.
“18 perusahaan di Bekasi aman, hanya satu saja yang sudah kita polisikan. 17 lainnya belum (melakukan pencemaran),” ujarnya.

Selengkapnya:
https://radarbekasi.id/2018/09/13/pencemaran-kali-bekasi-mengkhawatirkan/
Sudah dilihat 47 kali

Komentar