Refreshing CERDIK Kader Lansia Desa Gilangharjo.

15 April 2019, 01:29 WIB
4 0 296
Gambar untuk Refreshing CERDIK Kader Lansia Desa Gilangharjo.
Sabtu pagi ( 13/04/2019) pukul 8.30 WIB , kader - kader posyandu lansia desa Gilangharjo dan Wijirejo berkumpul di aula puskesmas Pandak 1, dalam acara refreshing kader lansia.

Dalam acara tersebut , terdapat beberapa acara yang bisa saya laporkan sebagai berikut :

1. Pembukaan

2. Menyanyikan lagu Indonesia raya dan Mars Lansia

3. Sambutan Dr. Agung , dokter kepala Puskesmas Pandak 1.

Lansia perlu dan harus tetap belajar. Supaya tidak cepat pikun. Dibiasakan berpikir dan mengasah otak. Seperti pisau yang yg sering diasah akan lebih tajam.
Memilih kegiatan yang baik, seperti membaca ( koran , tabloid , buku dll) mengisi TTS , senang berhitung mengajak otak kita untuk berpikir,
Mengikuti kegiatan positif seperti pengajian (walau ini adalah kegiatan yang hanya pasif), senam ( berpikir dan melatih otak), arisan dan kegiatan lain yang menggunakan otak.

Intinya kita tidak diam dan selalu bergerak dengan semangat menuju sehat.

Doktet Agung juga menyingung sedikit tentang penyakit asma yang merupakan salah satu penyakit tidak menular. Pemerintah sangat gencar mengenalkan penyakit- penyakit tidak menular dalam waktu belakangan ini.
Karena dalam kurun waktu 10 tahun terakhir ini , yang merupakan 3 besar menjuarai peringkat penyakit terbanyak diderita adalah penyakit tidak menular.
Misalnya penyakit jantung , diabetes, asma , dll
Sesuai penelitian penyakit tidak menular membutuhkan biaya besar. Karena sifatnya kronis ( berlangsung lama bisa seumur hidup) . Kita tahu penderita ginjal , mereka harus melakukan cuci darah rutin berulang - ulang sepanjang hidup mereka.
Lain dengan penyakit menular , misalnya flu , panu , demam berdarah, hanya butuh pengobatan sebentar .

Penyakit tidak menular bisa diketahui secara dini. Penyakit - penyakitnya bisa dikontrol. Dengan kontrol yang baik kita bisa menghindari perawatan di Rumah Sakit dengan biaya mahal dan harapan menjadi lansia yang sehat sangat mungkin tercapai.

4. Pengarahan dr. Meriana Adista

Dokter yang biasa dipanggil dokter Adis ini , menyampaikan senang karena warga masyarakat aktif dan berandil untuk bersyawadaya di bidang kesehatan. Berinisiatif , banyak usulan ,dan ide yang disampaikan ke petugas puskesmas .
Dokter Adis sangat senang bisa bertemu dengan para ibu-ibu kader dan bisa saling berbagi pengalaman.
Dokter Adis yang sebelum ini merupakan Koordinator P2 ( penyakit menular ) di Puskesmas Pandak 1 , sekarang beliau menjabat sebagai penanggung jawab UKM (Usaha Kesehatan Masyarakat) yang lingkupnya tentu saja lebih luas mencangkup KIA, P2 , Batra dll

Dalam kesempatan pertemuan refreshing bersama ibu kader kali ini dokter Adis memohon bantuan agar program - program yang dilakukan petugas di puskesmas bisa berjalan dengan baik.
Seperti di saat pelaksanaan program PISPK petugas dari puskesmas merasa sangat terbantu oleh kader-kader dalam pelaksanaannya.
Kedepan diharapkan kerja sama kader dan petugas Puskesmas lebih baik lagi dan lebih bisa bermanfaat bagi masyarakat .

Contoh keterlibatan kader yang sangat bermanfaat lahi adalah , dengan adanya para kader yang selalu bersemangat dalam berkegiatan di dusun masing-masing , dan akan sangat membantu jika catatan kegiatan - kegiatan tersebut terdokumentasi dengan baik, rapi dalam catatan dan administrasi.
Seperti disampaikan dokter Adis pula, Puskesmas Pandak akan diakreditasi ulang ,sangat terbantu sekali jika catatan kader dalam melaksanakan program di dusun masing-masing terdokumentasikan dengan baik, dan dikerjakan sesuai SOP yang berlaku .

Oleh - oleh dokter Adis dalam mengikuti pelatihan tentang asma.

Asma banyak diderita masyarakat Indonesia . 30% pasien di puskesmas menderita batuk pilek dan ispa. Banyak kasus ISPA disebabkan oleh asma.

Gejala asma adalah sesek dengan bunyi ngik. Sedangkan penyebabnya bisa Intrinsik ( bawaan ) ada juga ekstrinsik (dari luar misal karena rokok) .
Banyak orang dewasa dan anak-anak terpapar polutan asap rokok, udara yg kotor karena industri dan polusi .
Untuk itu, kader sebagai ujung tombak upaya kesehatan di masyarakat, harus peka jika ada warga yang batuk dan seseg , harus segera dianjurkan ke puskesmas.
Jika paru - parunya berbunyi ngik, puskesmas akan melakukan tindakan Menggunakan nebulezer dan bisa diberikan konseling.
Pengertian Asma sendiri adalah peradangan kronik di saluran nafas yang menjadi sempit dan adanya produksi lendir atau dahak dari mokus yang berlebih.
Suara ngik dikarenakan gesekan udara dengan riak di saluran pernapasan.
Yang perlu ditekankan pada asma adalah tidak bisa sembuh, tapi bisa dikendalikan. Setelah kita tau pencetusnya penyakitnya, kuta bisa dihindarkan dari akibat asma itu sendiri.

Gejala - gejala Asma
1. Sesek ngik
2. Ada pencetus
3. Kumat- kumatan, biasanya malam hari. Bila gejala tidak berkurang dengan obat biasa , segera bawa ke puskesmas. Karena sering sewaktu - waktu kambuh , orang yang menderita asma sering memakai obat warung dan atau membeli obat sendiri di apotik.

Pencetus - pencetus asma:
1. Tengu di bantal , karpet , seprei , tirai jendela dan lain-lain.
2. Bulu binatang peliharaan.
3. Perubahan cuaca . ( Dingin di malam menjelang pagi)
Jadi bisa disimpulkan alergi terpacu perubahan suhu
4. Asap rokok.
Jadi merokok harusnya di tempat tersendiri. Tidak boleh berbaur dengan orang yang tidak merokok. Kalau perokok bisa mengatakan merokok adalah hak, maka menghirup udara bersih juga hak semua orang.
Teras rumah bukan tempat merokok. Merokoklah jauh-jauh dari rumah. Bisa di sawah, lapangan , jangan di ruangan tertutup.
Yang bisa kita lakukan adalah menata tempatnya karena merubah perilaku merokok sangat sulit.
Kenapa kita harus segera menertibkan para perokok ini ? Pertama , karena anak-anak adalah penerus bangsa. Kita harus menjaga mereka supaya sehat. Kedua, hasil pispk menunjukkan kasus tekanan darah tinggi dan perokok semakin bertambah.
5. Polusi udara.
- Membakar merang
- Asap rumah tangga (sampah , kayu bakar )
- Obat nyamuk bakar
Asap-asap mengendap di paru menyebabkan pengembangan paru terbatas. Kembangan avolus sempit terjadilah sesak nafas.
6. Makanan minuman dingin , penyedap rasa, pemanis dan zat tambahan pada makanan lainnya.
7. Obat - obatan
Kebanyakan obat-obatan pemicu asma cenderung berasal dari kategori penawar rasa sakit atau relaksan otot. Obat-obatan ini sangat berbahaya bagi penderita asma karena para ahli menghitung, sedikitnya 10% dari penderita penyakit asma dewasa juga memiliki rasa sensitif terhadap penawar rasa sakit seperti obat sakit kepala dan obat nyeri.
Maka dari itu, obat-obatan bukan hanya bisa menjadi penolong, tapi juga bisa menjadi pemicu penyakit asma yang anda derita untuk menyerang anda. Berhati-hatilah dalam memilih obat dan bila perlu konsultasikan pada dokter anda terlebih dahulu.
8. Bau - bau menusuk seperti obat pembunuh serangga, minyak wangi dan lain-lainnya.
9.Serbuk bunga
10. Emosi
11. Makanan tertentu

Melihat banyaknya pencetus, penderita harus bisa menghindari pencetus - pencetus tersebut supaya asma tidak kambuh.

Cara mencegah asma
1. Hindari kasur bantal kapuk. Gunakan dakron atau busa.
2. Sprei sering diganti ,paling lama 1 minggu dan segeralah dicuci .
3. Berhenti merokok .
4. Menjaga kebersihan perabot .
Gunakan lap basah, supaya debu tidak terbang - terbang.
5. Tidak menggunakan karpet atau sumber debu yang lain.
6. Gunakan masker.
7. Hindari kipas angin supaya debu tidak terbang
8. AC dibersihkan secara rutin, 6 bulan sekali. Karena banyak mengandung bakteri .

Tanda asma terkendali :
✔ 4 Minggu terakhir tidak kambuh,
✔ Obat jarang dimakan.

Untuk anak-anak penderita asma harus diperhatikan supaya tidak sering kambuh. Karena anak - anak yang sedang sakit biasanya diikuti tidak mau makan. Sehingga menghambat tumbuh kembangnya.
Kader balita harus tau siapa saja pasien yang asma. Anjurkan ke puskesmas ,akan banyak konseling yang disampaikan.
Pengalaman dokter Adis di tempat beliau tinggal, kader mendatangi rumah- rumah yang balitanya tidak datang di penimbangan. Supaya berat badan terkontrol. Kader yang responsif bisa
Memanfaatkan era digital inj untuk memudahkan pekerjaannya.

Oleh - oleh yang lain adalah salam CERDIK dan gerakan senam untuk penderita asma.

Salam CERDIK
C : cek kesehatan secara rutin
E : Ennyahkan asap rokok
R : Rajin aktifitas fisik
D : Diet seimbang
I : Istirahat yang cukup
K : Kelola stres

"Mari menuju masa muda sehat , masa tua nikmat tanpa PTM ( penyakit tidak menular) dengan perilaku CERDIK.

Penyakit berkembang , tahun 80an penyakit yang banyak diderita adalah penyakit menular , seperti TBC dll. Sekarang berbeda, banyak penderita jantung , asma , ginjal , diabetes dll. Pergeseran penyakit karena berubahnya akitivitas kita. Dulu kemana - mana kita banyak menggunakan sepeda, jalan kaki. Sekarang? Kita malas bergerak. Kemanapun kita mengandalkan motor atau mobil .
Makanan jaman dulu juga alami, hanya lauk - lauk segar , sayur dan buah - buahan.
Sekarang? fast food , junk food , banyak pengawet dan penyedap rasa. Memacu kangker yang juga PTM.
Dokter Adis juga mengingatkan Cek Iva untuk ibu yang masih produktif. Supaya kita tau status kesehatan kita.
Kangker prinsipnya adalah semakin kita awal tau, kesempatan sembuhnya makin banyak. Mudah diobati.

Di akhir paparan beliau , dokter Adis menyampaikan , pengetahuan yang diterima kader diharapkan disampaikan ke masyarakat sekitar di dusunnya masing-masing.
Dokter Adis berharap, ada swadaya dari masyarakat yang peduli . Pandak banyak penderita hipertensi. Ajak rutin tensi di posyandu lansia, bisa diingatkan saat pertemuan warga , pengajian atau acara-acara dusun. Kader harus mampu menghidupkan posyandunya. Supaya penderita hipertensi minum obat secara rutin.

Acara selanjutnya adalah,

5. obat ngantuk dari mbak Rossy.
Mbak Rossy memberikan beberapa yel - yel untuk menyegarkan kami dalam ruangan.

Salam getmas : sehat bugar produktif !
Salam sehat : sehat dimulai dari saya!
Salam PHBS : Bantul cinta sehat , Bantulku hebat yes yes yes!

6. Ibu Mudjiasih Programmer Kader lansia
Bermusyawarah tentang senam mobile.

Evaluasi dari programmer kegiatan senam mobile sudah berjalan dengan baik. Sehingga masyarakat lain selain dari desa Gilangharjo dan Wijirejo ikut senam . Temtu saja menjadikan banyak orang yang ikut bugar dan sehat.
Sehubungan dengan banyaknya yang hadir , sedangkan dana dari puskesmas hanya untuk konsumsi 100 orang, Bu Mudjiasih sebagai programmer menanyakan apakah ada kendala dan apakah solusinya.
Beberapa tanggapan dan kesepakatan yang bisa saya catatkan adalah :

1. Kader dusun harus mencari dana dari donatur dll .
2. Bisa dicoba saat pengumuman ditekankan senam mobile ini ditujukan untuk Gilangharjo dan Wijirejo saja.
Dan instruktur senam dihimbau tidak mengumumkan ke luar daerah.
Hanya pengurus dan petugas saja yang mengumumkan.
3. Ini termasuk imbas dari makin cepatnya informasi tersebar luas. Lewat wa grup . Jadi kader diharapkan aktif membatasi peserta.
4. Door price sering diterima oleh peserta dari luar.
Ada usulan peserta dari luar wilayah tidak berhak mendapatkan hadiah atau door prize.
5. Menyediakan konsumsi sederhana dan sehat. Tidak boleh gorengan dan makanan yang tidak sesuai untuk lansia.
6. Senam mobile selanjutnya di bulan Mei bertempat di krekah . Senam tanggal 20 di Gesikan .

Selanjutnya Bu mudjiasih menjelaskan blangko- blangko yang harus dilaporkan
1. Form profil posyandu lansia
2. Form keluarga yang mempunyai lansia 2019. Di isi per RT
3. Laporan kegiatan posyandu lansia
Dikumpulkan paling lambat tanggal 25.
4. Form status untuk lansia
5. Instrumen untuk geriatik depression scale ( gds)
Kader harus pandai-pandai mengajukan pertanyaan pada para lansia. Karena yang harus diisi seperti , "Apakah Simbah pada dasarnya puas dengan kehidupan sekarang ?
"Apakah anda sering merasa kehidupan anda hampa?
Tentu akan sulit untuk Simbah- Simbah menjawab.
Mungkin bisa ditanya apakah Simbah makannya semangat ? Apakah Simbah sering melamun, sering merasa was-was dll, sering merasa senang atau tidak, apa suka jalan-jalan atau di rumah saja?
Dan lain - lain.
Screening dilakukan mandiri , tapi bisa juga menunggu Bu Mudjiasih datang bersama para petugas Puskesmas saat diadakan kegiatan posyandu lansia.
Screening ini dilakukan satu tahun sekali .



7. Bu Florence berbagi pengetahuan tentang buku - buku yang dimanfaatkan.

Bu Florence , Menyampaikan tentang administrasi posyandu lansia. Adapun buku yang harus tersedia dalam kelompok posyandu lansia adalah :

1. Buku induk
2. Buku registrasi lansia
Tiap taun ada perubahan data. Dikurangi yang meninggal dan bertambah yang usia memasuki lansia.
A. Register penimbangan (lansia ditimbang dengan posisi badan tegak melihat kedepan.)
B. Register tensi
3. Buku daftar hadir kader
4. Buku daftar hadir lansia
5. Buku menu PMT
6. Buku hasil pemeriksaan / RM
Data umur diganti data tanggal lahir
Lengkapi dengan Foto Copy tunjangan.
Catatan saya untuk Krekah : saat membagikan undangan harus aktif meminta foto kopi kartu jaminan yang dimiliki .
7. BUKU KAS
8. Buku inventaris
9. Buku kegiatan
*Tidak sama dengan notulensi , lengkapi dengan deskripsi kegiatan posyandu lansia waktu itu. Misal meja 1 siapa. Supaya ada dokumentasi bulan depan kader digilir bertugas .
*Pertemuan di catat
*. Setiap mengikuti pertemuan keluar juga dicatat.
10.buku tamu
11.buku rekap hasil kunjungan
Digunakan untuk mencatat berapakah jumlah lansia, berapa lansia yang hadir, dan berapa jumlah lansia yang periksa kesehatan.
12. Buku donatur ( misal dana iuran para lansia , sokongan RT ,dll)
13. Buku susunan pengurus lansia
Perubahan kader tiap tahun harud dibuat.


Saya boleh bangga Krekah memiliki kader lansia terbanyak yaitu 15 orang.
Karena bersedia menjadi pelayan lansia menjadi kader adalah kegiatan yang mulia. Dan menunjukkan kelas posyandu kita.
Dibawah ini isu - isu yang harus kita gaungkan di dusun masing-masing.

Isuu bulan mei!
PHBS
. Konsumsi sayur dan buah 5 porsi sebuah 3x sayur 2 x buah atau sebaliknya
Info dari hasil survei PHBS bahwa konsumsi buah dan sayur dan kesadaran berhenti merokok sangat rendah. Hal tersebut menyebabkan tingkat kasus hipertensi yang tinggi dan naik secara signifikan.

Bulan Juni
Isunya di PKK
Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

Juli
Manfaat PSN

Agustus
Manfaat cek kesehatan rutin
1. Timbang berat badan
2. Tekanan darah
3. Gula darah dll

September
Gizi lansia

Oktober
Adakan siraman rohani untuk lansia tiap kegiatan ?

November
Issue kesehatan mata

Desember
Manfaat posyandu lansia

Demikian catatan kami saat menghadiri acara Refreshing Kader Lansia .
Semoga bermanfaat.

  Komentar untuk Refreshing CERDIK Kader Lansia Desa Gilangharjo.

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!