Ratusan ASN RSUD Subang Gelar Aksi Demo Minta Tukin di Bayarkan, Akhirnya Pelayanan Terlantar

56545 medium screenshot 2019 04 01 14 06 16
SUBANG, - Ratusan Aparatur Sipil Negara ASN di Rumah Sakit Umum Daerah Subang, mulai dari Bidan, Perawat hingga staf melakukan aksi mogok kerja, mereka menuntut agar dibayarnya Tunjangan Kinerja (Tukin) yang selama ini dihapuskan oleh Pemkab Subang Jawa Barat, Senin (1/419).

Ratusan ASN RSUD Subang tersebut menggelar aksi mogok kerja di halaman kantornya, setelah menggelar apel pagi, mereke tidak melakukan pelayanan terhadap pasien, melainkan hanya berkumpul sambil meneriakkan Tukin yang belum dibayarkan.

Menurut Humas RSUD Subang Mamat Abdurachmat mengatakan, aksi ini merupakan aksi lanjutan yang sebelumnya sudah dilakukan. Selain mogok kerja, para ASN RSUD Subang ini memasang berbagai spanduk dan poster yang berisi tuntutannya.

Pihaknya menuturkan agar Pemkab Subang mencabut Perbup yang menghapuskan Tukin untuk para ASN RSUD Subang, mereka menuntut agar tunjangan kinerja segera dibayarkan, karena akibatnya hingga kini jasa mereka belum juga dibayarkan," ucapnya.

Lanjutnya, akibat aksi mogok kerja yang dilakukam para pekerja kesehatan ini, pelayanan khususnya di RSUD Subang lumpuh dan mengkibatkan antrian ratusan pasien yang sudah mengantri sejak pukul 03.00 dini hari hingga senin siang ini belum mendapatkan pelayanan dan terlantar.

Pemkab Subang sendiri melalui Perbup Bupati telah menghapuskan adanya Tukin untuk ASN di RSUD, sejak bulan Januari 2018 lalu, Pemkab menilai para ASN Subang telah mendapatkan jasa pelayanan, sehingga tidak memerlukan adanya Tukin.

Namun hingga kini pembayaran jasa pelayanan untuk semua pegawai RSUD di Subang ini belum dibayarkan sejak tiba bulan lalu, karena besarnya tunggakan dari BPJS Kesehatan tidak kunjung keluar," tuturnya.

Kedepannya, jika pihak Pemkab Subang tidak menghapus atau membatalkan Perbup tersebut, pihaknya akan terus mengadakan aksi sampai permintaan kami dapat dikabulkan," pungkasnya (apung).

Kutipan.com
Sudah dilihat 17 kali

Komentar